Timnas Wanita Indonesia Lolos ke Final Srikandi Merdeka Cup 2026
Tim nasional wanita Indonesia, Garuda Pertiwi, menembus babak final Srikandi Merdeka Cup usai menaklukkan Yordania tiga gol tanpa balas di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (21/8/2026) malam WIB. Hasil tersebut membawa skuad asuhan Timo Scheunemann melaju ke laga puncak untuk menghadapi Thailand pada Minggu (23/8/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.
Keberhasilan mengamankan tempat di partai final sekaligus memenuhi ambisi pribadi pelatih Timo Scheunemann. Sejak awal turnamen yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, ia menargetkan anak asuhnya dapat bertanding sebanyak lima kali untuk memperbanyak pengalaman internasional.
Pelatih kepala Garuda Pertiwi tersebut menegaskan pentingnya jumlah pertandingan yang dilakoni anak asuhnya sepanjang turnamen.
"Seperti yang sudah saya pernah katakan, gol saya pribadi adalah tim ini main lima kali dan syukurnya pertandingan kelima itu final," ujar pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann.
Mantan pelatih Persema Malang itu menambahkan bahwa pencapaian tim tetap disyukuri terlepas dari status laga terakhir yang dimainkan.
"Kalau pertandingan kelima itu perebutan tempat ketiga, kami juga syukuri karena yang paling penting pengalaman bertanding internasional. Jadi angka limanya yang penting," lanjut Timo Scheunemann.
Selain target jumlah laga, pertemuan dengan Thailand di laga puncak juga menjadi momen yang dinantikan oleh jajaran pelatih dan seluruh pemain. Laga ini dinilai sebagai kesempatan berharga untuk mengukur sejauh mana perkembangan kemampuan sepak bola putri Indonesia jika dibandingkan dengan kekuatan Thailand yang telah melangkah lebih jauh.
Timo menjelaskan bahwa keinginan berhadapan dengan Thailand merupakan aspirasi bersama dari seluruh anggota tim.
"Kemudian ambisi bertemu Thailand, dan itu bukan hanya saya, tapi semua pemain," ujar Timo Scheunemann.
Ia menekankan bahwa laga final ini bakal menjadi ajang pembuktian bagi generasi baru sepak bola wanita Indonesia yang dibentuk secara terstruktur.
"Satu sisi kami merasa ingin melihat seberapa jauh kami sudah mendekati Thailand, jadi itu yang ingin diperlihatkan oleh pemain-pemain bahwa ini adalah generasi baru yang merupakan hasil dari pemilihan yang sistematis, hsil kerj sama apik Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PSSI," kata Timo Scheunemann.
Meskipun proses pembinaan usia dini hingga 18 tahun masih berada di tahap awal, sang pelatih optimistis anak asuhnya mampu memberikan performa terbaik.
"Jadi walau kami baru tahap awal untuk grassroot development sampai usia 18 tahun, tapi kami berharap bisa tampil maksimal," lanjut Timo Scheunemann.
Antusiasme serupa ditunjukkan oleh pemain Garuda Pertiwi, Ayla Dva Khala Ahisma, yang bersiap tampil maksimal pada laga pemungkas mendatang.
"Saya senang banget bisa masuk final. Saya berharap Ayla bisa tampil maksimal, dan walaupun lelah, kami tidak boleh sampai kendor," ujar pemain Garuda Pertiwi, Ayla Dva Khala Ahisma.
Pemain yang juga membela Cipta Cendikia FA U-15 tersebut mengungkapkan perkembangan permainannya selama menghadapi lawan-lawan dari luar negeri.
"Saya belajar untuk tidak terlalu lama menahan bola di kaki, dan positifnya saya kini punya kemampuan yang bagus untuk melakukan umpan terobosan di sisi penyerangan," lanjut Ayla Dva Khala Ahisma.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow