Enzo Maresca Cari Pengganti Rodri yang Hengkang ke Barcelona
Pelatih Manchester City Enzo Maresca berburu gelandang baru untuk menggantikan Rodri yang resmi hengkang ke Barcelona. Kepindahan pemain asal Spanyol tersebut dinilai sebagai bagian dari siklus regenerasi klub, seperti dilansir dari Bola.
Rodri memutuskan pindah ke Barcelona setelah menyepakati kontrak empat tahun dengan nilai transfer mencapai 65 juta paun. Gelandang berusia 30 tahun itu meninggalkan Etihad Stadium usai mencatatkan hampir 300 penampilan dan mempersembahkan berbagai trofi bergengsi, termasuk empat gelar Premier League dan Ballon d'Or 2024.
Maresca menegaskan bahwa kehilangan pemain penting merupakan situasi wajar yang pernah dialami Manchester City pada masa lalu.
"Kami mencoba menemukan Rodri yang baru. Memang begitulah situasinya," ujar Maresca.
Manajer asal Italia tersebut mengingatkan bahwa status bintang yang diraih Rodri merupakan hasil dari proses panjang selama membela The Citizens.
"Sebelum Rodri datang ke sini, dia belum memenangkan Ballon d'Or, belum menjuarai Liga Champions, dan belum memenangkan Piala Dunia Antarklub. Dia bergabung dengan klub ini, kemudian meraih banyak hal penting," kata Maresca.
Ia mencontohkan keberhasilan klub dalam melakukan transisi skuad ketika ditinggal para pilar utamanya terdahulu.
"Saya berpikir pada Kamis malam, ketika David Silva berada di sini, semua orang khawatir dan kemudian Kevin (De Bruyne) datang. Ketika Sergio (Aguero) berada di sini, semua orang khawatir tentang kapan dia akan pergi dan kemudian Erling (Haaland) datang. Fernandinho? Rodri datang," ujar Maresca.
Maresca meyakini manajemen klub bakal kembali mengambil langkah yang tepat di bursa transfer untuk menjaga kekuatan tim.
"Ketika mereka pergi, Anda harus bagus dalam merekrut pemain berikutnya. Mereka semua mirip, David, Kevin, Fernandinho, Rodri, Erling, ada satu lagi. Ini normal, ini perubahan, bukan masalah. Lanjutkan lagi dan coba melakukan hal yang tepat," tuturnya.
Untuk memperkuat lini tengah, Manchester City telah mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan rekor transfer klub sebesar 115 juta paun. Selain itu, The Sky Blues masih menegosiasikan transfer Ayyoub Bouaddi dari Lille serta memantau situasi Enzo Fernandes, Alex Scott, dan Alexis Mac Allister.
Di sisi lain, Manchester City juga menyepakati kepindahan Savinho ke Tottenham Hotspur senilai 75 juta paun. Maresca mengakui dinamika bursa transfer menjelang penutupan kerap membuat situasi tim menjadi lebih sulit.
"Saya pikir sebagian besar klub merasakan hal yang sama. Tidak semuanya karena beberapa klub mungkin lebih memilih menyelesaikan bisnis pada awal atau akhir musim sebelumnya," katanya.
Ia menambahkan bahwa timnya masih memfokuskan pergerakan pada sisa waktu jendela transfer yang ada.
"Kami hampir berada dalam situasi yang sama dengan semua klub. Masih ada 10 hari. Semoga kami bisa melakukan hal-hal yang perlu kami lakukan," lanjut Maresca.
Maresca menegaskan pihak klub tidak akan menghalangi keinginan pemain yang berniat untuk melangkah keluar dari tim.
"Tentu tidak membantu ketika ada pemain yang karena berbagai alasan, ingin pergi. Namun, kami harus beradaptasi dan kami juga tidak ingin mempertahankan pemain di sini yang memang tidak ingin bertahan," ujarnya.
Menurutnya, pergerakan transfer biasanya baru menemui titik terang menjelang tenggat waktu penutupan.
"Hal yang normal dalam bursa transfer adalah, Anda harus menunggu hingga pekan terakhir karena semua klub berusaha mempertahankan pemain sampai pekan terakhir dan kemudian menjualnya dengan harga lebih tinggi. Itu normal," ucap Maresca.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow