Timnas Vietnam Tekuk Thailand Dua Gol Tanpa Balas

Smallest Font
Largest Font

Timnas Vietnam berhasil mengalahkan Timnas Thailand dengan skor 2-0 pada pertandingan leg pertama final Piala AFF 2026 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (22/8/2026). Kemenangan penting di kandang lawan tersebut dipastikan lewat aksi penyelamatan gemilang penjaga gawang Vietnam, Patrik Le Giang.

Kiper berusia 33 tahun milik klub Cong An Ho Chi Minh City itu tampil dominan dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Thailand, termasuk tembakan Yotsakon Burapha pada menit ke-36 dan ke-44. Performa apik tersebut mengantarkan Patrik sebagai kiper pertama yang meraih penghargaan man of the match di Piala AFF 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa lini belakang dan penjaga gawangnya yang berhasil menjaga gawang tetap bersih dari kebobolan.

"Jika Patrik tidak berada di bawah mistar gawang hari ini, mungkin kami sudah kebobolan tiga gol. Namun, dia adalah penjaga gawang kami hari ini sehingga kami mampu menyelamatkan dari potensi tiga gol," ujar Kim Sang-sik.

Juru taktik asal Korea Selatan tersebut bahkan berseloroh mengenai ketangguhan penjaga gawang andalannya yang baru mencatatkan debut bersama timnas pada Juli 2026 itu.

"Jika Ronaldo atau Messi berada di sini hari ini, Patrik juga akan menyelamatkan tembakan mereka. Penampilannya luar biasa," imbuhnya.

Patrik Le Giang, yang baru sekali kebobolan sepanjang turnamen setelah menanti kesempatan membela Vietnam selama lebih dari tiga tahun, mengungkapkan rasa syukurnya atas kontribusi tim dan pelatih.

"Saya senang bisa melakukan penyelamatan itu dan membantu tim. Yang paling penting adalah kami menang dan membawa pulang kemenangan yang sangat penting," ucap Patrik.

Ia juga menegaskan bahwa peran pelatih serta persiapan matang menjadi kunci utama keberhasilannya di bawah mistar gawang.

"Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan pelatih kepada saya untuk mewakili Timnas Vietnam. Saya hanya menjalankan tugas dan berusaha memberikan yang terbaik ketika mewakili negara, sebagai bentuk balasan atas kesempatan yang diberikan kepada saya," tutur Patrik.

Pemain kelahiran Slovakia tersebut merasa impian lamanya untuk bermain di tingkat internasional akhirnya terwujud setelah berkarir di kompetisi domestik.

"Saya sangat bersyukur setelah tiga setengah tahun akhirnya impian saya menjadi kenyataan dan saya bisa berada di sini," katanya.

Meskipun meraih hasil positif di leg pertama, Patrik mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus menghadapi laga penentuan berikutnya.

"Kami sangat senang bisa memenangkan pertandingan yang sangat sulit melawan lawan yang tangguh, terutama di stadion mereka di Thailand," kata Patrik.

Pemain yang sempat dilatih mantan kiper legendaris Korea Selatan Lee Woon-jae ini menegaskan perjuangan Vietnam belum berakhir.

"Ini baru pertandingan pertama sehingga saya dan seluruh tim tahu bahwa tugas belum selesai. Kami masih memiliki pertandingan di kandang sendiri di Stadion Nasional My Dinh. Kami harus terus melangkah dan berjuang, mempersiapkan pemulihan dengan baik, serta siap untuk pertandingan berikutnya," tegas Patrik.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed