KONI DKI Jakarta Menyiapkan Strategi Hadapi PON Pantai 2026
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta mulai mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB dan NTT, sekaligus bersiap menggelar PON Pantai 2026 di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada November 2026.
Sebagaimana dilansir dari Bola, KONI DKI Jakarta bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dispora, DPRD, serta pengurus cabang olahraga untuk merealisasikan target juara umum. Selain mengejar target di PON 2028, Jakarta juga bertindak sebagai penyangga penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut.
Pelaksanaan PON Pantai Ancol 2026 dipastikan bakal mempertandingkan 10 cabang olahraga dengan 11 disiplin, antara lain akuatik, bola basket 3x3, bola voli pantai, bola tangan pantai, layar, modern pentathlon, rugby pantai, selam laut, teqball, dan triathlon.
Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Prof. Dr. Hidayat Humaid, memberikan penegasan mengenai dampak pelaksanaan ajang olahraga ini bagi masyarakat luas.
"PON Pantai tidak hanya bertujuan untuk mengejar prestasi olahraga, tetapi juga untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat," kata Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Prof. Dr. Hidayat Humaid.
Penetapan arena pertandingan juga telah disepakati usai peninjauan lapangan oleh pengurus olahraga terkait. Beberapa titik di kawasan Ancol seperti Pantai Festival, Beach Pool, Kawasan Lagoon, dan Beach City International Stadium (BCIS) siap digunakan.
Wakil Ketua Umum I KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas, memberikan keterangan terkait hasil peninjauan lokasi pertandingan bersama pihak pengelola.
"Venue ini sementara sudah disepakati," kata Wakil Ketua Umum I KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas.
Guna menjaga kualitas performa atlet secara berkelanjutan, pembinaan intensif terus dijalankan melalui program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang dikawal oleh satgas khusus.
Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah, memaparkan peran penting pembentukan satgas tersebut dalam memantau persiapan para atlet.
"Satgas tersebut akan diterjunkan ke sejumlah cabang olahraga untuk melakukan evaluasi serta memantau perkembangan dan performa atlet selama menjalani latihan," kata Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah.
Selain fokus pada pencapaian teknis di lapangan, ajang ini dirancang untuk membawa manfaat ekonomi bagi warga Jakarta melalui strategi sosialisasi yang masif.
Wakil Ketua Umum V KONI DKI Jakarta, Anondo Eko, menjelaskan makna utama di balik slogan yang diusung oleh pihak pengurus.
"Slogan Bergerak untuk Jakarta Juara bermakna luas. Juara dalam bidang prestasi, juara dalam bidang ekonomi dan juara untuk semua masyarakat Jakarta," kata Wakil Ketua Umum V KONI DKI Jakarta, Anondo Eko.
Guna memperluas jangkauan promosi, KONI DKI Jakarta berencana menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta serta mengoptimalkan saluran media sosial.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow