Borneo FC Rombak Skuad dan Jajaran Pelatih untuk BRI Super League
Ambisi besar diusung Borneo FC jelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/2027. Tim berjuluk Pesut Etam ini memilih jalan pembenahan total demi meraih trofi juara yang gagal diraih pada musim sebelumnya, dilansir dari Bola. Langkah ekstrem diambil manajemen dengan menyapu bersih jajaran tim kepelatihan lama.
Posisi pelatih kepala yang sebelumnya dipegang Fabio Lefundes kini dipercayakan kepada juru taktik asal Portugal, Mauro Jeronimo, yang memboyong staf kepercayaannya. Perubahan besar juga merambah komposisi pemain. Sebanyak 15 pilar utama yang membawa Borneo FC merengkuh posisi runner-up musim lalu resmi dilepas ke klub lain.
Kiper sekaligus kapten tim, Nadeo Argawinata, telah dilego ke Persija Jakarta. Sementara itu, penyerang sayap Mariano Peralta hijrah ke Persib Bandung, disusul perpisahan dengan Kei Hirose serta M. Sihran.
Dua talenta muda binaan akademi, Alfharezzi Buffon dan penjaga gawang Daffa Fasya, turut diikhlaskan pergi. Manajemen kemudian bergerak cepat mendatangkan amunisi anyar untuk mengisi kekosongan skuad. Untuk kuota legiun asing, Pesut Etam hanya mempertahankan tiga nama lama, yaitu Caxambu, Juan Villa, dan Marcos Astina. Sementara itu, pos penjaga gawang diperkuat Kadu Monteiro yang didatangkan dari PSBS.
Lini pertahanan kini diperkokoh oleh hadirnya Iago Mendonça dan Christian. Sektor gelandang bertahan mendapat suntikan tenaga baru melalui Njabulo Blom dan Gabriel Oliveira. Daya gedor barisan depan juga dipastikan bertambah tajam. Manajemen mendaratkan tiga penyerang anyar sekaligus, yakni Rodrigo Varanda, Kablan Davy N'Goma, dan Rubio.
Langkah perombakan ini melahirkan wajah baru bagi klub asal Samarinda tersebut. Rata-rata usia skuad Borneo FC kini berada di angka 15,6 tahun, menjadikan mereka tim termuda keempat di kompetisi. Komposisi tim juga terbilang sangat gemuk karena dihuni oleh total 37 pemain.
Kebijakan meracik skuad besar ini bukan tanpa alasan kuat bagi manajemen. Borneo FC membutuhkan kedalaman tim yang solid lantaran harus tampil di empat ajang berbeda. Selain bersaing di BRI Super League 2026/2027, mereka akan bertarung di League Cup, ASEAN Cup, dan AFC Challenge League.
Pengangkatan Mauro Jeronimo sebagai juru taktik baru dinilai sangat tepat. Pelatih berusia 38 tahun itu sudah mengantongi pengalaman mengawal klub Vietnam, Nam Dình, di pentas ASEAN Cup dan ACL Two pada musim lalu.
Kekuatan Pesut Etam diperkirakan masih bakal bertambah sebelum bursa transfer ditutup. Manajemen dilaporkan tengah mengincar dua pemain asing baru demi membidik minimal satu gelar juara musim ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow