Bali United Jamu PSS Sleman Pada Pembukaan BRI Super League 2026

Smallest Font
Largest Font

Stadion Kapten I Wayan Dipta siap menggelar laga pembuka BRI Super League 2026/2027 antara tuan rumah Bali United melawan PSS Sleman pada Jumat (4/9/2026) pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi penanda dimulainya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tiket pertandingan di seluruh tribune Stadion Dipta dipastikan laku keras dan habis terjual, sebagaimana dilansir dari Bola. Penjualan yang pesat ini didorong oleh kembali hadirnya suporter PSS Sleman menyusul kebijakan pencabutan larangan tandang.

Kesiapan tim menjelang laga perdana ini disampaikan langsung oleh lini tengah Serdadu Tridatu. Gelandang Bali United, Brandon Wilson, menyatakan optimismenya menghadapi musim baru dengan komposisi tim yang dinilainya jauh lebih solid.

“Sekarang, ada pemain-pemain baru di Bali United. Kami banyak berbenah tahun ini. Saat pramusim, kami juga melakukannya dengan baik,” terangnya saat diwawancarai di Bali United Cafe pada Rabu malam (2/9/2026).

Pemain asal Australia tersebut menyoroti kedalaman skuad Bali United yang dinilai merata di setiap lini permainan.

“Saya pikir, kami bisa bersaing tahun ini dan berada di papan atas,” ujarnya.

Mengenai kekuatan lawan, Wilson memperkirakan pertarungan sengit bakal tersaji di lapangan. PSS Sleman diyakini membawa motivasi tinggi setelah kembali bersaing di level teratas kompetisi nasional.

"Ya, PSS Sleman tentu saja tim yang kuat. Menurut saya, seluruh liga tahun ini, kalau melihat setiap tim, bakal berjalan ketat. Semua tim memperkuat skuad dengan sangat baik,” jelasnya.

Di balik persiapan teknis, Bali United telah melalui serangkaian agenda pramusim yang padat. Skuad asuhan Johnny Jansen menjalani uji coba melawan Timnas Indonesia, Visakha FC asal Kamboja, serta ajang Dewata Challenge Series 2026 melawan Persib Bandung dan Sabah FC.

Meskipun menelan kekalahan dalam ajang Dewata Challenge Series, hasil fluktuatif selama laga uji coba dianggap sebagai bagian dari proses evaluasi tim.

“Semua orang selalu bisa menilai dari hasil dari pramusim. Menurut saya, kami beberapa kali meraih hasil yang bagus. Tapi juga kalah beberapa kali dan seri beberapa kali. Pelatih memberikan kesempatan ke semua pemain, termasuk untuk pemain muda,” bebernya.

Fokus utama selama fase persiapan pramusim ditujukan untuk menyatukan chemistry antarpemain di dalam lapangan.

“Kami tidak hanya sekadar mengejar kemenangan. Kami mencoba untuk membangun ketertikatan antar pemain dan kami benar-benar berhasil melakukannya. Jadi , kami akan melihatnya nanti saat melawan PSS. Semoga semuanya berjalan padu dan kami mencoba untuk bersaing di papan atas,” tutupnya.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow