Harga Sembako Hari Ini 9 Agustus 2026 Fluktuatif Cabai Rawit Tembus Rp54.450
Harga sembako hari ini, Minggu (9/8/2026), mengalami fluktuasi di sejumlah wilayah Indonesia dengan lonjakan tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang menyentuh Rp54.450 per kilogram. Berdasarkan pantauan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) serta data komoditas nasional, pergerakan harga bahan pangan pokok menunjukkan tren variatif di tingkat pedagang eceran.
Pertanyaan warga seperti "berapa harga sembako hari ini?" menjadi perhatian masyarakat seiring dengan dinamika biaya produksi dan kondisi cuaca di daerah sentra produksi. Kenaikan tidak hanya terjadi pada bumbu dapur, tetapi juga mempengaruhi komoditas pangan harian lainnya di pasar tradisional maupun modern.
Komoditas hortikultura tercatat mengalami pergerakan harga paling signifikan pada pekan ini. Cabai rawit merah secara nasional kini berada di kisaran Rp54.450 per kilogram, disusul oleh cabai merah besar yang dipatok Rp48.850 per kilogram. Sementara itu, untuk wilayah Jawa Timur, harga cabai merah keriting tercatat berada pada level Rp34.486 per kilogram.
Untuk komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang, harga terpantau relatif lebih stabil. Bawang merah di wilayah Jawa Timur dijual seharga Rp28.568 per kilogram, sedangkan bawang putih dipasarkan dengan harga rata-rata Rp29.636 per kilogram.
Daftar Harga Beras, Daging, dan Minyak Goreng
Di sektor bahan pangan pokok harian, harga beras di wilayah Jawa Timur tercatat sebesar Rp15.014 per kilogram untuk kualitas premium dan Rp12.990 per kilogram untuk beras medium. Untuk komoditas sumber protein, harga daging sapi paha belakang dijual seharga Rp129.417 per kilogram, sedangkan harga daging ayam ras segar nasional berada di angka Rp38.600 per kilogram.
Sektor perunggasan lainnya mencatatkan harga telur ayam ras berada pada kisaran Rp23.933 per kilogram dan telur ayam kampung Rp46.290 per kilogram. Sementara itu, untuk komoditas pemanis, harga gula pasir kualitas premium menyentuh angka Rp20.150 per kilogram. Untuk minyak goreng, harga pasar bervariasi mulai dari Rp12.000 untuk kemasan 1 liter hingga Rp67.000 untuk ukuran 5 liter.
| Komoditas | Satuan | Harga Rata-Rata |
|---|---|---|
| Beras Premium (Jatim) | 1 kg | Rp15.014 |
| Beras Medium (Jatim) | 1 kg | Rp12.990 |
| Cabai Rawit Merah (Nasional) | 1 kg | Rp54.450 |
| Cabai Merah Besar (Nasional) | 1 kg | Rp48.850 |
| Cabai Merah Keriting (Jatim) | 1 kg | Rp34.486 |
| Daging Sapi Paha Belakang | 1 kg | Rp129.417 |
| Daging Ayam Ras Segar | 1 kg | Rp38.600 |
| Telur Ayam Ras | 1 kg | Rp23.933 |
| Telur Ayam Kampung | 1 kg | Rp46.290 |
| Bawang Merah (Jatim) | 1 kg | Rp28.568 |
| Bawang Putih (Jatim) | 1 kg | Rp29.636 |
| Gula Pasir Kualitas Premium | 1 kg | Rp20.150 |
| Minyak Goreng | 1 Liter | Rp12.000 |
| Minyak Goreng | 5 Liter | Rp67.000 |
Faktor Penyebab Kenaikan Harga Sembako
Berdasarkan data ekonomi komoditas, terjadinya fluktuasi harga sembako di pasar dipengaruhi oleh sejumlah faktor teknis di lapangan. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi pergerakan harga meliputi:
- Biaya produksi di tingkat petani dan peternak yang mengalami penyesuaian.
- Kebijakan pemerintah terkait distribusi dan tata niaga pangan.
- Pergerakan nilai tukar kurs yang berdampak pada komponen produksi tertentu.
- Faktor iklim dan cuaca yang mempengaruhi produktivitas hasil panen di daerah sentra.
Masyarakat yang mempertanyakan "kenapa harga sembako naik turun?" diimbau untuk menyikapi dinamika pasar ini secara bijak. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau ketersediaan pasokan di pasar eceran guna memastikan distribusi komoditas utama tetap berjalan lancar.
Informasi harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Pemantauan harga bahan pokok harian secara berkala disajikan oleh otoritas resmi guna menjaga transparansi informasi bagi konsumen dan pedagang. Konsumen dapat mengakses pembaharuan data pangan melalui platform pemantauan harga daerah serta instansi teknis terkait.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow