Xabi Alonso Fokus Bangun Budaya Ruang Ganti Chelsea
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menargetkan pembentukan budaya dan mentalitas yang kuat di dalam ruang ganti timnya jelang laga pramusim melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/8/2026), sebagaimana dilansir dari Bola. Arsitek tim asal Spanyol tersebut menilai pembentukan kebersamaan merupakan fondasi utama untuk menjaga konsistensi performa para pemain saat mengarungi persaingan ketat sepanjang musim kompetisi mendatang. Alonso menegaskan bahwa semangat kebersamaan di dalam skuat The Blues tidak dapat hadir secara mendadak, melainkan harus dilatih secara berkelanjutan melalui rutinitas harian.
"Kami ingin memiliki semangat tim yang luar biasa," ujar Alonso.
Mantan juru taktik Real Madrid itu menambahkan bahwa lingkungan kerja yang sehat bakal mempermudah seluruh pemain dalam menghadapi momen-momen krusial di lapangan. "Hal itu dibangun setiap hari melalui budaya yang baik di dalam tim karena ketika momen untuk bersaing datang, Anda akan merasa lebih baik dan memiliki kebersamaan itu," kata Alonso.
Menurut juru taktik berusia 44 tahun tersebut, sinergi yang terjalin antara pemain, jajaran staf, dan manajemen tim menjadi elemen vital dalam proses tumbuh tumbuh berkembangnya klub. "Kepercayaan dan ikatan antara para pemain, staf, serta semua orang yang berada di sekitar tim harus terus berkembang dan menjadi lebih baik," tutur Alonso.
Selain membentuk ekosistem yang positif, Alonso juga berkomitmen untuk mendampingi setiap individu agar mampu mengeluarkan potensi maksimal mereka di lapangan. "Saya akan berusaha membantu dari sisi saya sendiri, mendorong para pemain agar mereka bisa tampil sebaik mungkin dan membantu mereka berkembang," ucap Alonso. Ia menyadari bahwa prinsip kebersamaan dan kepercayaan kerap dianggap sebagai retorika umum dalam dunia sepak bola, tetapi implementasi konsisten merupakan kunci utamanya.
"Ini mungkin terdengar seperti kata-kata yang biasa diucapkan, tetapi maknanya sangat besar jika benar-benar diterapkan setiap hari, mulai dari hal yang paling sederhana hingga yang lebih rumit," jelas Alonso.
Alonso menutup dengan penegasan bahwa tanggung jawab seorang manajer tidak terbatas pada penyusunan strategi taktis, melainkan juga mencakup peningkatan rasa percaya diri skuat. "Selain aspek taktis, saya ingin para pemain merasa sepercaya diri mungkin. Menciptakan budaya yang baik adalah hal yang mendasar. Anda akan merasa lebih baik ketika bertanding jika sebelumnya telah melakukan pekerjaan dengan baik," tegas Alonso.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow