Chelsea Incip Peluang Rekrut Martin Zubimendi dari Arsenal

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, dilaporkan berencana memboyong gelandang Arsenal, Martin Zubimendi, ke Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas 2026. Langkah mengejutkan ini berpotensi menjadi salah satu kepindahan paling menggemparkan di Premier League.

Transfer langsung antarpesaing London utara dan barat tersebut tergolong sangat langka. Alonso, yang memegang kendali penuh atas kebijakan rekrutmen sejak awal tahun, memanfaatkan wewenang luasnya untuk merombak komposisi pemain The Blues.

Langkah perburuan Zubimendi memperpanjang daftar target ambisius Alonso. Sebelumnya, pelatih asal Spanyol itu sukses mendatangkan Danny Welbeck dari Brighton, Jordan Henderson dari Brentford, serta wing-back Atalanta Marco Pellestra ke London Barat.

Manajemen Chelsea juga menyepakati transfer Pep Chavarria senilai 16,3 juta poundsterling plus bonus dari Rayo Vallecano. Klub turut memecahkan rekor transfer Inggris kala menebus Morgan Rogers dari Aston Villa seharga 117 juta poundsterling.

Faktor Kedekatan dan Situasi di Arsenal

Keinginan Alonso merekrut Zubimendi didasari faktor kedekatan masa lalu. Seperti dilansir dari Bola, jurnalis Simon Phillips melaporkan Alonso pernah melatih Zubimendi di Real Sociedad B sebelum sang pemain menembus tim utama pada 2020.

Zubimendi sendiri baru pindah ke Arsenal musim panas lalu dengan biaya 55,8 juta poundsterling. Pemain berusia 27 tahun itu mengemas 34 penampilan di Premier League, namun posisinya mulai goyah menjelang akhir musim.

Persaingan di lini tengah Arsenal diprediksi makin ketat seiring rumor kedatangan Bruno Guimaraes dari Newcastle United. Situasi ini dinilai memicu keraguan mendalam terkait masa depan Zubimendi di Emirates Stadium.

Kondisi tersebut turut menyita perhatian pandit Sky Sports, Jamie Carragher. Ia meragukan keberlanjutan peran Zubimendi sebagai jenderal lapangan tengah Meriam London.

"Apakah Bruno akan bermain lebih dalam? Apakah Declan Rice tetap memainkan peran box-to-box? Saya masih belum sepenuhnya yakin posisi terbaik Rice," kata Carragher.

"Apakah ini akhir perjalanan Zubimendi di Arsenal? Saat direkrut, dia diproyeksikan menjadi pengatur permainan utama. Sekarang saya tidak melihat dia bisa merebut kembali peran itu," ujar Carragher.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow