Turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Sepak Bola Putri
Ajang turnamen Srikandi Merdeka Cup mempertemukan dua tim Indonesia, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 14-23 Agustus 2026, sebagai bentuk proses pengembangan dan pembinaan jangka panjang sepak bola putri nasional, seperti dilansir dari Bola.
Skuad yang bertanding mayoritas diisi oleh deretan pemain muda, debutan level internasional, serta atlet yang sedang menjalani transisi dari skema permainan 9 lawan 9 menuju format 11 lawan 11. Para pemain mengawali karier dari berbagai kompetisi usia muda hingga tingkat senior.
Pelatih kepala Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, menilai bahwa perkembangan pembinaan saat ini merupakan buah dari proses yang sudah berjalan selama tiga tahun terakhir.
"Kita baru tiga tahun, mereka sudah 30 tahun. Tapi, kita ini generasi baru," kata Pelatih Kepala Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann.
Meskipun perbedaan pengalaman pembinaan dengan negara seperti Thailand cukup jauh, komitmen untuk melangkah ke tingkat global tetap harus dijaga.
"Ambisinya harus setinggi langit, ke Piala Dunia," ujar Pelatih Kepala Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann.
Sementara itu, penyesuaian taktik dan fisik di lapangan besar menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain debutan yang mendominasi skuad.
"Mereka juga baru saja transisi dari yang biasanya bermain 9 vs 9, kini bermain 11 vs 11. Jadi mereka harus adaptasi dulu," ujar Asisten Pelatih Garuda Pertiwi, Dian Nadia Mutiara.
Proses integrasi dalam tim dilakukan secara terbuka tanpa memberikan beban berlebih kepada jajaran pemain muda.
"Tidak ada pressure dari pelatih, tapi kita bersama-sama mencari kekurangan untuk saling menguatkan," kata Asisten Pelatih Garuda Pertiwi, Dian Nadia Mutiara.
Dian juga menambahkan bahwa potensi gabungan dari kedua tim nasional tersebut dapat menghasilkan komposisi kedalaman skuad yang sangat solid.
"Jika pemain-pemain dari kedua tim itu digabung, itu jadi tim yang sangat kuat dan potensial," ujar Asisten Pelatih Garuda Pertiwi, Dian Nadia Mutiara.
Di sisi lain, juru taktik Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, mencermati adanya peningkatan performa dari para pemain sejak awal pemusatan latihan dilakukan.
"Saya baru bersama tim ini sekitar 3-5 minggu. Saya sudah melihat para pemain sejak dua minggu sebelum pemusatan latihan dimulai. Dibandingkan saat awal bertemu, pemain pasti sudah sangat berkembang pesat," kata Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi.
Ia menegaskan optimisme terhadap bakat para pemain muda yang ada di dalam timnya.
"Saya merasakan potensi," ujarnya Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi.
Namun, pelatih asal Jepang tersebut mengimbau agar langkah pengembangan dilakukan secara bertahap sebelum membicarakan target kejuaraan dunia.
"Jalan menuju Piala Dunia tidak mudah dan panjang. Pertama kita harus meningkatkan kualitas kita dan bisa kompetitif dulu di Asia," kata Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow