Luke Shaw Buka Suara Usai Manchester United Takluk dari Hull City
Bek Manchester United Luke Shaw menegaskan timnya akan segera bangkit setelah menelan kekalahan 0-2 dari Hull City pada laga pembuka Premier League 2026/2027 di MKM Stadium, sebagaimana dilansir dari Bola.
Hasil minus tersebut diraih Setan Merah usai gawang mereka dibobol oleh Semi Ajayi dan Nobel Mendy melalui skema bola mati di babak pertama. Hasil ini membuat langkah Manchester United yang finis di peringkat ketiga musim lalu harus tertahan di awal kompetisi.
Kekalahan ini memicu kritik, termasuk dari mantan penyerang Manchester United Wayne Rooney yang menilai pertahanan Shaw pada gol kedua lawan seperti pertahanan tingkat anak sekolah. Meski begitu, Shaw menilai hasil tersebut hanyalah awal dari perjalanan panjang.
"Saya pikir kami memiliki harapan yang sama dengan para suporter. Kami juga merasakan hal yang sama, bahkan setelah pertandingan ini. Saya yakin kami akan menjalani musim yang sangat baik. Kami akan berada di papan atas," kata Shaw kepada Viaplay.
Pemain berusia 31 tahun itu mengakui bahwa kekalahan dari tim promosi tersebut sangat mengecewakan di tengah tingginya ekspektasi tim.
"Tentu ini hanya sebuah kemunduran kecil. Jelas tidak menyenangkan mengalaminya di awal musim ketika ekspektasi kami tinggi dan kami seharusnya memulai musim dengan kuat serta menunjukkan kepada semua orang bahwa kami siap musim ini," ujar Shaw.
Ia juga menambahkan bahwa kekalahan pada laga perdana tidak akan menggambarkan performa keseluruhan skuad di sepanjang musim.
"Memang bukan hasil yang kami inginkan. Namun, satu pertandingan tidak akan menentukan kami. Kami akan berkumpul kembali, mencoba lagi, dan seperti yang saya katakan, saya berjanji ini akan menjadi musim yang bagus bagi kami," kata Shaw.
Antisipasi terhadap situasi bola mati diakui Shaw menjadi evaluasi terbesar bagi pertahanan skuad asuhan Erik ten Hag sebelum laga berikutnya.
"Saya pikir kami sebagai sebuah tim harus jauh lebih baik. Bahkan sebelum pertandingan, kami perlu mempersiapkan diri dengan lebih baik terhadap kekuatan lawan, dan tentu saja salah satunya adalah bola mati," kata Shaw.
Shaw tidak ingin mencari alasan atas kegagalan meraih poin penuh dan memilih untuk langsung mengalihkan fokus ke laga mendatang.
"Namun, sama sekali tidak ada alasan. Selamat untuk mereka dan kami akan kembali, fokus lagi, karena pekan depan ada pertandingan besar di Old Trafford," kata Shaw.
Ia membeberkan bahwa para pemain sebenarnya sudah mengantisipasi tingginya gairah permainan tim tuan rumah sebelum pertandingan dimulai.
"Kami tahu apa yang akan kami hadapi. Tim yang baru promosi, menjalani pertandingan pertama mereka kembali di Premier League. Akan ada banyak gairah dan rasa lapar. Atmosfernya juga pasti sangat bagus," ujar Shaw.
Dua gol cepat dari situasi bola mati diakui merusak momentum permainan Manchester United yang sebenarnya sempat tampil percaya diri.
"Kami merasa berada dalam kondisi yang sangat baik, tetapi kemudian kami mendapat pukulan telak. Dua gol dari situasi bola mati. Itu menghancurkan momentum, tetapi saat turun minum, saya merasa kami masih bisa bangkit dan memenangkan pertandingan," ujar Shaw.
Kurangnya penyelesaian akhir di sepertiga lapangan menjadi kendala utama Setan Merah untuk mengejar ketertinggalan di sisa pertandingan.
"Tentu tidak ada alasan. Namun, lebih baik hal ini terjadi sekarang, tepat di awal musim sehingga kami bisa kembali fokus, menyegarkan diri, dan mencoba lagi pekan depan," tegas Shaw.
Manchester United dijadwalkan menjamu Ipswich Town di Stadion Old Trafford pada Minggu (30/8/2026) untuk melakoni pertandingan pekan kedua.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow