Patrice Evra Desak Manchester United Cari Bek Kiri Baru

Smallest Font
Largest Font

Mantan bek Manchester United Patrice Evra menilai mantan klubnya membutuhkan bek kiri baru pada bursa transfer musim panas ini setelah melihat penampilan buruk tim saat menghadapi Hull City, Sabtu pekan lalu, sebagaimana dilansir dari Bola.

Evra mengkritik performa Setan Merah yang dinilainya mengawali laga dengan sangat buruk serta kerap melakukan operan ke belakang. Kondisi tersebut dinilai mengkhawatirkan karena lawan yang dihadapi merupakan tim promosi.

"Kami tidak seburuk itu pada awal musim lalu," ujar Evra.

Ia mengingatkan pentingnya fokus bagi para pemain Manchester United saat bertanding di lapangan. Menurutnya, lawan yang baru naik kasta selalu bermain tanpa beban sehingga pertandingan tidak akan berjalan mudah.

"Orang-orang harus memahami, Manchester United menghadapi tim yang baru promosi dan tidak punya beban apa pun. Pertandingan tidak akan pernah mudah jika Anda tidak fokus," ucap Evra.

Mantan pemain belakang yang membela Setan Merah pada periode 2006–2014 itu juga mengomentari aksi Harry Maguire yang terlihat merangkul rekan setimnya saat bertahan. Ia menilai momen tersebut tidak seharus disikapi dengan ejekan.

"Orang-orang menertawakan Harry Maguire, tetapi terkadang Anda bisa seperti 'kaku' di lapangan ketika bertahan. Saya tidak akan menertawakannya karena saya tidak berada di lapangan saat itu," tambah Evra.

Sorotan utama Evra kemudian tertuju pada Luke Shaw yang dinilainya bakal menghadapi musim yang sulit di Old Trafford.

"Luke Shaw, 'Saya mencintaimu', tetapi ini akan menjadi musim yang sulit baginya," kata Evra.

Evra menjelaskan bahwa riwayat cedera panjang yang dialami Shaw telah berdampak besar pada psikologis sang pemain saat bertanding.

"Dia sudah berada di klub selama bertahun-tahun dan mengalami banyak cedera yang menghancurkan karier sepak bolanya. Ketika berbicara dengannya, dia masih mengalami trauma akibat cedera tersebut. Dia tidak akan melakukan setiap tekel dengan 100 persen," ungkap Evra.

Atas dasar pertimbangan tersebut, pria yang kini berusia 45 tahun itu menilai masa kerja Shaw di Manchester United sudah mendekati akhir.

"Saya harus mengatakan yang sebenarnya. Fans Manchester United ingin mendengar pendapat saya dan saya pikir waktunya Luke Shaw sudah habis," tutur Evra.

Meski tidak menampik peluang Shaw untuk tampil baik di laga selanjutnya, Evra menganggap hal itu tidak mengubah penilaian utamanya.

"Jangan salah paham, dia mungkin tampil hebat pada pertandingan berikutnya, tetapi saya tidak peduli," kata Evra.

Ia menekankan bahwa tingkat konsistensi dan jumlah penampilan sepanjang musim merupakan faktor kunci bagi seorang pemain di klub besar.

"Jika Luke Shaw bisa memberi saya 35 pertandingan dalam semusim, itu musim yang bagus. Saya tidak peduli jika dia punya 10 pertandingan bagus dan tiga pertandingan buruk. Jika dia tidak bermain setidaknya 35 pertandingan secara beruntun, fans Manchester United akan menjadi gila," ujarnya.

Faktor kewarganegaraan dinilai Evra menjadi salah satu hal yang menguntungkan posisi Shaw selama ini di dalam skuad.

"Saya mencintai Luke Shaw, tetapi saya lebih mencintai Manchester United. Itu sebabnya saya mengatakan mereka membutuhkan bek kiri lain," tegas Evra.

Mengenai kandidat pengganti, Manchester United sempat dikaitkan dengan Lewis Hall dari Newcastle United serta Alejandro Balde dari Barcelona. Sementara itu, Evra menilai nama lain yang beredar tidak cocok mengisi posisi tersebut.

"Patrick Dorgu bukan bek kiri, dia adalah pemain sayap kiri," jawab Evra.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed