Michael Carrick Bantu Bimbing Kobbie Mainoo Bangkit di Manchester United

Smallest Font
Largest Font

Kegagalan mendapatkan kesempatan tampil bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 menjadi ujian berat bagi Kobbie Mainoo. Gelandang berusia 21 tahun itu tercatat tidak dimainkan dalam delapan pertandingan sepanjang turnamen. Masalah cedera ringan pada bagian punggung turut memaksa Mainoo absen di laga pamungkas.

Alhasil, ia harus menyelesaikannya tanpa mengantongi satu menit pun waktu bermain di lapangan, sebagaimana dilansir dari Bola. Pengalaman pahit tanpa menit bermain di ajang Piala Dunia juga pernah dirasakan oleh pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick. Carrick berada dalam skuad Inggris pilihan Fabio Capello pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, namun tidak diturunkan hingga timnya gugur di babak 16 besar.

Pengalaman di Afrika Selatan tersebut memberikan dampak psikologis yang cukup mendalam bagi Carrick. Dalam sebuah sesi wawancara pada 2018, mantan pemain lini tengah Setan Merah itu mengungkapkan perjuangan mental yang harus dijalaninya.

Carrick mengaku merasa terbebani setiap kali mendapat panggilan membela tim nasional. Situasi tersebut bahkan sempat membuatnya mengalami depresi hingga meminta Federasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk tidak memanggilnya lagi. Bagi Carrick, berada jauh dari keluarga selama berminggu-minggu tanpa mendapat kesempatan bermain merupakan sebuah pengalaman yang sangat menyiksa, meski publik menganggapnya harus tetap bersyukur.

Pendekatan Carrick untuk Membimbing Mainoo

Pengalaman serupa menjadikan Carrick sosok yang dinilai paling memahami situasi mental Mainoo saat ini. Manajer berusia 44 tahun tersebut sebelumnya sukses mengembalikan performa sang pemain saat menangani MU pada paruh kedua musim lalu.

Hubungan keduanya telah terjalin sejak Mainoo masih berumur belasan tahun di akademi klub. Carrick telah memantau perkembangan talenta muda tersebut saat dirinya tengah menyelesaikan lisensi kepelatihan.

"Saya sangat menikmati bekerja dengan Kobbie. Dia memang tidak banyak menunjukkan ekspresi, tetapi Anda bisa melihat bagaimana dia bermain dan mengekspresikan diri di lapangan. Sangat menyenangkan melihatnya menikmati permainan," ujar Carrick pada Januari lalu.

Agenda Pratransisi dan Pemulihan Kepercayaan Diri

Sikap murung dan kecenderungan meninggalkan stadion lebih cepat sempat diperlihatkan Mainoo selama berlangsungnya Piala Dunia. Meski demikian, perilaku tersebut juga dipengaruhi oleh kepribadian dasarnya yang cenderung pendiam.

Mainoo dijadwalkan segera kembali bergabung dengan skuad Manchester United untuk menjalani rangkaian tur pramusim. Agenda tersebut mencakup laga uji coba melawan Paris Saint-Germain di Gothenburg serta pemusatan latihan di Carton House, Irlandia.

Kembali ke atmosfer klub diharapkan mampu memulihkan rasa percaya diri serta kegembiraan bermain Mainoo. Carrick diposisikan sebagai figur kunci dalam mendampingi gelandang muda tersebut untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya di Old Trafford.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow