Max Verstappen Siap Sambut Momen Terakhir F1 GP Belanda 2026

Smallest Font
Largest Font

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, bersiap menikmati momen emosional dalam gelaran Formula 1 (F1) GP Belanda 2026. Balapan di Sirkuit Zandvoort akhir pekan ini menandai penampilan pamungkas ajang balap jet darat tersebut di hadapan publik Belanda untuk sementara waktu, seperti dilansir dari Bola.

Ajang GP Belanda dipastikan absen dari kalender F1 mendatang setelah menyelesaikan sesi balapan sprint pekan ini. Menyambut laga penutup tersebut, Verstappen bersama tim Red Bull menghadirkan desain helm khusus bernuansa khas Belanda. Seragam balap tim Red Bull juga akan didominasi warna oranye yang menjadi simbol olahraga negara tersebut.

Meski memiliki catatan manis berupa tiga kemenangan di sirkuit kandangnya, pembalap berusia 28 tahun itu belum pernah meraih podium tertinggi sepanjang musim 2026. Oleh karena itu, fokus utamanya di Zandvoort kali ini adalah menikmati setiap momen balapan bersama para pendukungnya.

"Ini adalah Grand Prix kandang saya, jadi tentu saya akan sangat menikmatinya," kata Verstappen.

"Saya berharap, terutama saat mengemudi! Semoga sedikit lebih baik daripada yang saya rasakan akhir pekan ini (di Hungaria), setidaknya," ujar Verstappen.

Pembalap asal Belanda tersebut juga mengaku tidak sabar untuk merasakan kembali dukungan antusias dari para penggemar di tribun. Kehadiran penonton memberikan nilai tersendiri bagi balapan terakhir ini.

"Akan sangat menyenangkan melihat para penggemar. Memang, kami tidak akan memiliki Grand Prix Formula 1 di sana, tetapi masih banyak seri balapan lain yang digelar di sana," tutur Verstappen.

"Jika Anda ingin melakukan track day, sirkuit itu juga tidak akan menghilang. Jadi, bagi saya, saya masih bisa bersenang-senang mengemudi di sana, hanya saja bukan dalam ajang Formula 1. Tidak masalah," ucap Verstappen.

"Saya hanya ingin menikmatinya bersama para penggemar," kata Verstappen.

Sirkuit Zandvoort kembali masuk dalam kalender Formula 1 pada tahun 2021. Kemunculannya memberikan warna tersendiri di tengah maraknya penyelenggaraan balapan baru di kawasan Timur Tengah dan Amerika Serikat.

Sebagai salah satu arena balap klasik di Eropa, Zandvoort berhasil mempertahankan identitas pertamanya meskipun telah melalui sejumlah perbaikan fasilitas. Lintasan yang tergolong sempit serta memiliki karakter kecepatan tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap.

Area run-off yang terbatas dengan hamparan gravel dan rumput di pinggir lintasan menuntut tingkat presisi tinggi. Kesalahan kecil dari pengemudi dapat berakibat fatal pada jalannya balapan.

Verstappen turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang berhasil membawa kembali sirkuit bersejarah tersebut ke panggung utama F1.

"Ini sangat mengesankan. Apa yang mereka lakukan untuk mengembalikan sirkuit ini sungguh luar biasa," tutur Verstappen.

"Menurut saya, ketika mereka menggelar balapan pertama, itu menjadi contoh yang bagus bagi banyak Grand Prix lainnya mengenai bagaimana cara menyelenggarakan balapan sekaligus memberikan hiburan kepada para penggemar," kata Verstappen.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow