Leonardo Bonucci Resmi Masuk Staf Kepelatihan Timnas Italia
Struktur kepelatihan Timnas Italia mengalami perombakan besar jelang bergulirnya UEFA Nations League pada September mendatang. Seperti dilansir dari Bola, mantan bek Gli Azzurri, Leonardo Bonucci, resmi dipercaya menjadi salah satu pelatih tim utama. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengonfirmasi posisi anyar Bonucci tersebut.
Ia dimasukkan ke dalam jajaran staf teknis di bawah kepemimpinan pelatih kepala Roberto Mancini yang baru saja diumumkan. Dalam peran barunya di jajaran pelatih tim utama, Bonucci tidak bekerja sendiri. Mantan pemain bertahannya tersebut bakal berkolaborasi dengan Antonio Gagliardi dan Massimo Maccarone.
FIGC juga mengumumkan nama-nama lain yang melengkapi susunan tim manajerial Gli Azzurri. Posisi manajer tim kini diamanahkan kepada sosok senior Gabriele Oriali.
Oriali, yang pernah membawa Italia menjuarai Piala Dunia 1982, sudah berpengalaman menduduki jabatan serupa. Ia tercatat pernah mendampingi Timnas Italia pada periode 2014 hingga 2023 di bawah era Antonio Conte dan Roberto Mancini. Sementara itu, Alberto Bollini dipertahankan untuk mengisi posisi asisten pelatih kepala. Bollini tercatat sudah mengabdi di lingkungan tim nasional dan kelompok umur sejak 2019.
Sektor pelatih penjaga gawang dipercayakan kepada Marco Roccati yang didampingi Cristiano Lupatelli sebagai asisten. Untuk pelatih kebugaran, FIGC menunjuk Giacomo Ceci dan Marco Montini, sedangkan posisi kepala analis diisi oleh Renato Baldi bersama Christian Venturini.
Gelombang Perubahan di Tubuh FIGC
Penetapan jajaran pelatih baru ini menyusul dinamika besar yang terjadi di tubuh FIGC dalam beberapa bulan terakhir. Roberto Mancini kembali ditunjuk menukangi Timnas Italia usai Gennaro Gattuso mengakhiri jabatannya. Gattuso mundur setelah Italia mengalami kekalahan dari Bosnia dan Herzegovina pada laga final play-off Piala Dunia, 31 Maret lalu.
Sebelum kembali memilih Mancini, FIGC sempat berupaya mendekati sejumlah nama besar seperti Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, hingga Andrea Pirlo. Perubahan juga merembet ke jajaran pimpinan dan pilar federasi. Gianluigi Buffon memutuskan mundur dari jabatan kepala delegasi, disusul Gabriele Gravina yang melepas kursi Presiden FIGC kepada Giovanni Malago.
Selain itu, Paolo Maldini juga telah mengakhiri masa tugasnya sebagai direktur teknik FIGC. Mantan bek legendaris tersebut menyelesaikannya setelah menjabat selama 17 hari.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow