AFA Dukung Infantino di Tengah Penolakan UEFA dan Krisis FFE

Smallest Font
Largest Font

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) memberikan dukungan penuh kepada Presiden FIFA Gianni Infantino yang sedang berada dalam tekanan besar akibat kegagalan proyek FIFA Forward Enterprise (FFE). Dukungan terbuka ini disampaikan AFA di saat Infantino berupaya mengamankan masa jabatan keempat sekaligus yang terakhir di FIFA, dilansir dari Bola. Tekanan terhadap Infantino menguat setelah sebagian dari 211 asosiasi anggota FIFA kehilangan kepercayaan menyusul kontroversi rencana penjualan hak kelola Piala Dunia.

Kendati proposal FFE telah dibatalkan, 55 asosiasi anggota UEFA tetap menuntut pergantian kepemimpinan di tubuh organisasi tertinggi sepak bola dunia tersebut. UEFA bahkan melontarkan ancaman boikot terhadap berbagai turnamen FIFA, termasuk gelaran Piala Dunia mendatang. Dalam pernyataan resminya pada Kamis waktu setempat, UEFA menegaskan syarat utama agar mereka mau berpartisipasi kembali belum terpenuhi, yakni kepastian bahwa rencana penjualan kompetisi utama tidak akan pernah diulang di masa depan.

Sikap keras UEFA memperlihatkan hilangnya krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino. UEFA menyatakan bahwa klaim dukungan yang datang dari berbagai pihak di lingkaran Presiden FIFA tidak akan mengubah keputusan politik mereka.

Di tengah gelombang penolakan dari Eropa, Infantino masih menggalang kekuatan dari kawasan lain. Dukungan bulat sebelumnya telah diberikan oleh Komite Eksekutif Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) serta Meksiko, meski konfederasi Concacaf sempat mendesak adanya evaluasi menyeluruh. Sikap AFA ditegaskan melalui surat terbuka yang ditandatangani langsung oleh Presiden AFA Claudio Tapia. AFA mengapresiasi rekam jejak kepemimpinan Infantino selama satu dekade terakhir yang dinilai berhasil memperkuat tata kelola organisasi secara stabil, transparan, dan fokus pada pengembangan sepak bola global.

AFA juga menghargai langkah Infantino yang bersedia menarik proposal FFE demi meredakan ketidakpastian di lingkaran anggota FIFA. Pengakuan atas kekeliruan proses serta penyampaian permohonan maaf kepada 211 anggota FIFA dinilai AFA sebagai tindakan yang sangat bertanggung jawab. Menurut pandangan AFA, Infantino berhasil mendorong demokratisasi di tubuh FIFA dengan membuka ruang dialog bersama seluruh federasi dan konfederasi. Menjelang agenda Kongres FIFA mendatang, AFA menegaskan kepemimpinan Infantino masih sangat dibutuhkan demi kelanjutan program pengembangan sepak bola yang inklusif.

Di sisi lain, skuad Timnas Argentina beserta jajaran pelatih masih menjalani proses penyelidikan disiplin oleh FIFA. Penyelidikan ini berkaitan dengan dugaan insiden pascalaga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol pada 19 Juli lalu di New York New Jersey Stadium. Hingga kini FIFA belum mengeluarkan keputusan resmi terkait sanksi atau pelanggaran kode disiplin Timnas Argentina. Pada laga pamungkas tersebut, Spanyol keluar sebagai juara dunia setelah mengalahkan Argentina melalui gol tunggal Ferran Torres.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed