Ian Wright Kritik Keputusan Arsenal Pinggirkan Gabriel Martinelli

Smallest Font
Largest Font

Legenda Arsenal, Ian Wright, mempertanyakan langkah manajemen Arsenal dan Mikel Arteta yang mencoret penyerang sayap Gabriel Martinelli dari skuad dalam laga pembuka Premier League 2026/2027 melawan Coventry City di Emirates Stadium, Sabtu dini hari WIB.

Seperti dilansir dari Bola, Arsenal membuka musim anyar lewat kemenangan 3-0 atas tim besutan Frank Lampard melalui torehan gol Bukayo Saka, Kai Havertz, dan Martin Odegaard. Namun, nama Martinelli sama sekali tidak terdaftar dalam laga tersebut.

Pemain berusia 25 tahun itu sedang dikaitkan dengan rumor kepindahan sebelum bursa transfer musim panas resmi ditutup. Kontrak winger asal Brasil tersebut bersama Meriam London kini hanya tersisa satu tahun lagi.

Sebelumnya, Martinelli juga ditepikan saat Arsenal menghadapi Manchester City pada ajang Community Shield. Klub asal Turki, Galatasaray, sempat melayangkan penawaran sebesar 38 juta paun, tetapi sang pemain menegaskan tidak berminat melanjutkan karier di Liga Turki.

Kondisi ini memicu keprihatinan dari Ian Wright terkait cara klub menangani masa depan Martinelli yang dinilai tidak mendapatkan kepastian.

"Saya merasa tidak nyaman melihat cara Martinelli diperlakukan saat ini. Dia selalu memberikan 100 persen," ujar Wright kepada Sky Sports.

Wright menyadari Martinelli bukan sosok pemain yang selalu tampil dominan setiap pekan, namun sang pemain terbukti kerap memberikan dampak nyata di laga-laga krusial.

"Saya tidak mengatakan dia pemain terbaik. Namun, dia sudah memberikan beberapa momen besar untuk Arsenal, bermain dalam pertandingan-pertandingan besar dan mencetak beberapa gol yang sangat penting," lanjut Wright.

Mantan penyerang timnas Inggris itu memahami jika klub bermaksud melepas sang pemain, tetapi prosesnya harus dilakukan dengan menghormati keinginan Martinelli.

"Mereka mungkin memang ingin dia pergi dan banyak orang mengatakan, 'ya, mungkin sudah waktunya dia pindah'. Namun, ada cara untuk melakukan itu dan seharusnya juga sesuai keinginannya mengenai bagaimana dia ingin pergi," tuturnya.

Ia menyoroti absennya Martinelli yang membuat sang pemain seperti diabaikan tanpa penjelasan konkret mengenai statusnya di klub.

"Dia tidak masuk skuad, tidak diajak bicara, tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya tahu dia juga tidak terlibat dalam skuad Community Shield. Dia tidak tahu apa yang terjadi dan saya pikir kontraknya tinggal satu tahun," kata Wright.

Wright menambahkan situasi ini mungkin bisa diterima apabila Arsenal mendatangkan pemain bintang dengan kelas dunia yang jauh berada di atasnya.

"Kalau Anda mendatangkan Vini (Vinicius Junior), pemain dengan level seperti itu, Martinelli bisa berkata kepada dirinya sendiri, 'oke, mereka mendatangkannya dan Tzolis, mungkin saya pilihan ketiga'," ujarnya.

Namun, Wright berpendapat keberadaan Tzolis maupun Noni Madueke di sektor sayap seharusnya tidak langsung menyingkirkan posisi Martinelli dari opsi persaingan tim utama.

"Kalau Anda mendatangkan Tzolis dan dia melihat Tzolis, lalu melihat Madueke di sisi sayap lainnya, Anda akan berpikir, 'saya masih bisa bersaing dengan dua pemain ini, saya masih punya sesuatu untuk ditawarkan di sini'," lanjut Wright.

Situasi ini membuat Wright merasa sedih mengingat kontribusi yang telah diberikan Martinelli selama membela Arsenal.

"Melihat dia sama sekali tidak terlibat, saya merasa sedih untuknya. Saya hanya mengatakan bahwa menurut saya, dia sudah melakukan cukup banyak bersama tim dan skuad ini untuk mendapatkan perlakuan yang sedikit lebih menghormatinya daripada yang dia terima sekarang," tutur Wright.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed