Barcelona Dituduh Ilegal Kejar Transfer Julian Alvarez
Penyelidikan atas dugaan pendekatan ilegal yang dilakukan Barcelona terhadap Julian Alvarez kini resmi berjalan. Langkah nekat tim asal Catalan tersebut dipicu oleh ambisi besar mendatangkan sang penyerang dari Atletico Madrid pada bursa transfer 2026, seperti dikutip dari Bola. Atletico Madrid sebelumnya melayangkan pengaduan resmi kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) pada 30 Juni lalu.
Sebulan berselang, laporan dari The Athletic mengonfirmasi bahwa otoritas terkait mulai mengusut tindakan manajemen Blaugrana. Perselisihan kedua klub raksasa Spanyol ini bermula saat Barcelona menjadikan bomber Timnas Argentina tersebut sebagai target utama. Manajemen Blaugrana membutuhkan penyerang baru untuk menggantikan Robert Lewandowski yang memilih bergabung dengan klub MLS, Chicago Fire, dengan status bebas transfer.
Guna memuluskan rencana tersebut, Barcelona sempat menyodorkan tawaran senilai 100 juta euro kepada Atletico Madrid. Namun, kubu Los Colchoneros langsung menolak mentah-mentah proposal harga tersebut.
Penolakan tersebut memicu saga transfer kedua klub berkembang menjadi perselisihan terbuka. Atletico berulang kali menegaskan bahwa penyerang berusia 26 tahun itu tidak dijual ke sesama klub kompetitor. Los Colchoneros mematok nilai transfer sang pemain berada di angka 150 juta euro atau sekitar Rp3,105 triliun. Jika harus melepas sang bintang, Atletico dipastikan lebih memilih menjualnya ke klub di luar Spanyol.
Hubungan kedua tim sempat memanas saat Atletico menyindir pergerakan lawannya di media sosial. Manajemen Atletico mengunggah pengumuman transfer palsu untuk merespons pendekatan gencar yang terus dilakukan Barcelona. Meskipun terus mendapat penolakan keras, Barcelona masih enggan menyerah dalam perburuan. Direktur Olahraga Barcelona, Deco, bahkan dilaporkan bertolak langsung ke Madrid untuk menggelar pembicaraan baru bersama para agen yang terlibat.
Pertemuan krusial tersebut diyakini menjadi upaya terakhir Barcelona untuk menemukan jalan keluar sebelum bursa transfer ditutup. Manajemen Blaugrana menyadari peluang transfer ini sangat bergantung pada peran aktif sang pemain. Julian Alvarez sendiri dikabarkan memang memprioritaskan kepindahan ke Camp Nou apabila memutuskan hengkang dari Atletico pada musim panas ini.
Faktor tersebut membuat Barcelona tetap merasa berada di posisi terdepan. Kendati demikian, klub-klub Premier League tidak tinggal diam dan terus memantau situasi perselisihan ini. Pengalaman bertanding Alvarez di Liga Inggris membuat opsi kembali ke Britania Raya tetap terbuka.
Arsenal disebut sebagai tim yang paling siap memanfaatkan kegagalan negosiasi Barcelona. Klub London Utara tersebut memiliki kekuatan finansial yang memadai untuk mengajukan tawaran masif kepada Atletico Madrid.
Di sisi lain, Tottenham Hotspur juga terus mengamati perkembangan situasi dan siap masuk ke dalam persaingan. Sementara itu, Atletico Madrid tetap bersikap tenang dan menegaskan tidak akan mengalah kepada Barcelona.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow