Carlo Ancelotti Mulai Regenerasi Skuad Timnas Brasil Usai Piala Dunia

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memastikan langkah pembaharuan skuad Selecao yang menandai berakhirnya masa bakti deretan pemain senior seperti Neymar, Casemiro, dan Danilo di tingkat internasional, sebagaimana dilansir dari Bola.

Langkah peremajaan ini diambil setelah Brasil tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Fokus utama tim kini dialihkan untuk mempersiapkan komposisi pemain menuju Copa America 2028 dan Piala Dunia 2030.

Neymar dan Danilo sebelumnya telah menyatakan pengunduran diri dari tim nasional pasca kekalahan dari Norwegia. Penyerang bintang tersebut sempat menyampaikan keputusannya saat diwawancarai seusai laga Santos di Venezuela.

"Saya rasa perjalanan saya bersama tim nasional sudah selesai. Saya sudah mencatatkan sejarah di sana dan sangat bahagia dengan semua yang saya alami. Saya memberikan darah dan hidup saya, serta selalu berjuang demi seragam kuning. Namun, saya rasa saya tidak ingin melanjutkannya lagi," ujar Neymar.

Meskipun Neymar sempat melampaui rekor gol para legenda seperti Pele, Ronaldo, dan Romario, kontribusinya pada turnamen terakhir terbatas pada 37 menit bermain. Di sisi lain, Casemiro yang sempat tampil lima kali sebagai starter di Piala Dunia 2026 juga tidak lagi masuk dalam rencana jangka panjang pelatih.

Ancelotti mengonfirmasi perubahan era ini secara terbuka dan menegaskan perlunya menyaring bakat-bakat baru untuk mempertahankan daya saing tim.

"Saya pikir Piala Dunia ini menjadi akhir dari sebuah generasi pemain yang sangat penting. Dimulai dari Neymar, kemudian Danilo dan Casemiro, semua pemain yang berusia di atas 30 tahun saat Piala Dunia," kata Ancelotti kepada Globo Esporte.

Ia menambahkan bahwa perombakan ini ditujukan untuk membangun kedalaman tim menjelang turnamen terdekat.

"Kami akan mencari pemain-pemain baru yang bisa masuk. Saya tidak mengatakan secara khusus untuk Piala Dunia 2030, tetapi mereka sudah harus mampu bersaing demi target pertama kami, yaitu Copa America 2028," imbuhnya.

Kendati demikian, juru taktik asal Italia tersebut menegaskan tidak akan mengganti seluruh elemen tim agar keseimbangan kepemimpinan tetap terjaga.

"Saya tidak mengatakan akan mengganti seluruh skuad. Kami akan mempertahankan beberapa pemain penting yang masih bisa melanjutkan pekerjaan ini, seperti Marquinhos. Saya pikir penting bagi pemain seperti dia untuk tetap berada di tim sebagai simbol kesinambungan. Namun, ide kami adalah melakukan perubahan dan menghadirkan generasi baru," jelas Ancelotti.

Proses regenerasi ini diperkirakan memberi ruang bagi pemain muda seperti Lucas Beraldo, Vitor Reis, Joao Gomes, serta Andrey Santos di lini belakang dan tengah, sementara posisi penyerang telah mulai diisi oleh Vinicius Junior dan Raphinha.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed