Sepakbola
7 Pemain Sepak Bola yang Flop di Liga Inggris tapi Sukses di Luar Negeri
Smallest Font
Largest Font
Liga Inggris dikenal sebagai salah satu kompetisi tersulit di dunia yang membutuhkan adaptasi dan proses tidak mudah. Banyak pemain berlabel bintang yang justru kesulitan merebut tempat utama dan akhirnya gagal bersinar saat bermain di tanah Inggris. Berikut adalah 7 pemain sepak bola yang sempat flop di Liga Inggris namun meledak bersama klub di negara lain.
- Gerard Pique — Sempat berseragam Manchester United di awal kariernya tetapi dilepas pada usia 21 tahun karena dinilai kurang cocok dengan gaya sepak bola Inggris. Setelah kembali ke klub masa kecilnya, Barcelona, ia menjelma menjadi bek terbaik dunia dan meraih hampir semua gelar bergengsi untuk klub dan negara.
- Mohamed Salah — Hanya bertahan 12 bulan di Chelsea dan mencatatkan enam penampilan sebelum dipinjamkan ke Fiorentina karena dinilai belum siap secara fisik dan mental oleh Jose Mourinho. Ia kemudian tampil ciamik bersama Fiorentina serta AS Roma, hingga akhirnya dibeli Liverpool pada 2017 dan mencetak 44 gol di musim pertamanya.
- Memphis Depay — Mengalami musim pertama yang mengecewakan di Manchester United sejak didatangkan pada 2015 hingga akhirnya dijual ke Lyon pada Januari 2017. Selama empat setengah musim di Prancis, ia berhasil membawa Lyon ke perempat final Liga Champions dan bangkit hingga direkrut oleh Barcelona.
- Diego Forlan — Tidak setajam rekannya Ruud van Nistelrooy selama membela Manchester United meski sempat menjadi bagian dari kejayaan klub. Kariernya berubah total saat pindah ke Spanyol bersama Villarreal dengan meraih Sepatu Emas Eropa 2005, lalu memenangkan Liga Europa dan Piala Super UEFA di Atletico Madrid, serta menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2010.
- Juan Cuadrado — Didatangkan Chelsea dari Fiorentina pada 2015 tetapi gagal berkembang dan tidak mendapat kesempatan di bawah asuhan Antonio Conte. Ia kemudian hijrah ke Juventus di Italia, di mana ia sukses memenangkan banyak gelar termasuk dua gelar Serie A dan Coppa Italia, serta membantu Juve menembus final Liga Champions 2017.
- Angel Di Maria — Ditebus Manchester United dari Real Madrid seharga 60 juta euro pada 2014, namun proses transisinya terganggu oleh masalah cedera serta insiden perampokan rumah. Kualitasnya terbukti belum habis setelah ia pindah dan menjadi pemain kunci yang sangat penting di PSG.
- Radamel Falcao — Mengalami penurunan performa akibat cedera parah ACL dan hanya mencetak lima gol dalam 36 laga selama dua tahun masa peminjaman di Liga Inggris bersama Manchester United dan Chelsea. Namun, setelah kembali ke Prancis bersama AS Monaco, ia mampu menemukan kembali performa terbaiknya sebagai striker buas di kotak penalti.
Follow bontangpost.co.id
Add to preferred sources on Google
Editors Team
Cinta Lubis
Author
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow