Brian Madjo Cetak Rekor Penyerang Termuda di Final Piala Super Eropa
Kekalahan 1-2 Aston Villa dari Paris Saint-Germain pada ajang Piala Super Eropa 2026 di Salzburg, Jerman, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB, diwarnai rekor baru dari penyerang berusia 17 tahun, Brian Madjo, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pemain muda berdarah Kamerun tersebut tampil sejak menit awal dan berhasil membobol gawang Matvei Safonov lewat sepakan voli usai memanfaatkan umpan John McGinn. Gol penyeimbang kedudukan menjadi 1-1 di penghujung babak pertama itu mencatatkan nama Madjo sebagai pencetak gol sekaligus starter termuda sepanjang sejarah final ajang tersebut.
Pada usia 17 tahun 212 hari, Madjo mematahkan rekor pencetak gol termuda milik Jimmy Greaves yang bertahan sejak 1958 pada usia 18 tahun 13 hari. Pemain berpostur 193 cm ini disiapkan pelatih Unai Emery sebagai pelapis Tammy Abraham yang belum bugar sepenuhnya setelah sempat dimainkan pada tur pramusim di Jakarta melawan Indonesia All-Stars.
Mantan pemain Aston Villa, Gabriel Agbonlahor, memberikan pandangannya mengenai performa sang penyerang muda saat dipercaya tampil di laga krusial tersebut.
"Orang-orang akan mengingat gol itu. Itu wajar. Seorang pemain berusia 17 tahun mencetak gol di final Piala Super dan menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah—tentu saja hal itu menjadi sorotan utama.
Namun, jika Anda benar-benar mencermati jalannya pertandingan selama 90 menit dari sudut pandang taktis, topik yang lebih menarik untuk dibahas adalah penempatannya sebagai penyerang tunggal. Penyelesaian akhir pada gol tersebut menunjukkan ketenangan," kata Agbonlahor.
Pernyataan Agbonlahor menegaskan peran vital Madjo sebagai ujung tombak tunggal sebelum akhirnya digantikan oleh Tammy Abraham pada babak kedua pertandingan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow