Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund di Emirates Cup
Arsenal menelan kekalahan 2-3 saat menjamu Borussia Dortmund dalam ajang Emirates Cup di Emirates Stadium. Hasil pramusim ini menghentikan catatan empat kemenangan beruntun milik kubu tuan rumah pada ajang tersebut, seperti dilansir dari Bola.
Dortmund unggul lebih dulu lewat gol Samuele Inacio sebelum Konstantinos Karetsas memperbesar keunggulan pada menit ke-29. Arsenal sempat membalas via Ethan Nwaneri dan eksekusi penalti Viktor Gyokeres, namun gol Joane Gadou mengunci kemenangan Dortmund.
Meskipun sempat memberikan perlawanan sengit pada paruh pertama lewat kombinasi serangan cepat, efektivitas permainan lawan menentukan hasil akhir pertandingan. Hasil minor ini memberikan sejumlah bahan evaluasi bagi pelatih Mikel Arteta jelang bergulirnya Liga Inggris.
Penampilan Menonjol Christos Tzolis
Christos Tzolis menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian sepanjang laga. Winger asal Yunani tersebut menyumbang assist untuk gol Nwaneri, memenangi penalti yang dieksekusi Gyokeres, serta mencatatkan empat kreasi peluang.
Keberanian Tzolis dalam situasi duel satu lawan satu memberikan dimensi serangan baru dari area sayap. Performa agresif ini menjadi opsi segar bagi variasi serangan The Gunners.
Posisi Kai Havertz
Eksperimen menempatkan Kai Havertz di lini tengah bersama Myles Lewis-Skelly dan Martin Odegaard belum membuahkan hasil optimal. Pemain asal Jerman itu tampak kesulitan memberikan pengaruh signifikan, terutama dalam membantu pertahanan dan menjaga penguasaan bola.
Havertz memang beberapa kali membuat pergerakan tanpa bola yang cerdik ke lini belakang Dortmund. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif mengindikasikan sektor gelandang bukan area terbaik untuk memaksimalkan potensinya.
Rapuhnya Barisan Pertahanan
Lini belakang Arsenal menjadi sorotan utama setelah kembali kebobolan tiga gol usai kekalahan dari Real Betis. Padahal, The Gunners hanya kebobolan 27 kali sepanjang kompetisi Liga Inggris 2025/26.
Absennya William Saliba yang diperkirakan masih harus menepi pada awal musim baru meninggalkan celah besar. Cristhian Mosquera dinilai masih minim pengalaman, sedangkan Riccardo Calafiori bukan berposisi asli sebagai bek tengah.
Kondisi ini menegaskan kebutuhan mendesak Arsenal untuk menambah amunisi bek baru sebelum kompetisi resmi dimulai. Arteta masih memiliki waktu untuk membenahi organisasi pertahanan yang kini menjadi perhatian serius.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow