AFA Bebaskan Lionel Messi Tentukan Masa Depan di Argentina
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) memberikan kebebasan penuh kepada Lionel Messi untuk menentukan keterlibatannya dalam Copa America 2028 tanpa memberikan tekanan. Seperti dilansir dari Bola, kepastian masa depan kapten berusia 39 tahun tersebut berada di tangannya sendiri setelah membawa tim nasional melaju hingga final Piala Dunia 2026.
Presiden AFA Claudio Tapia menegaskan posisi federasi mengenai status megabintang yang telah mencatatkan 207 penampilan dan 125 gol tersebut. Messi membukukan delapan gol serta empat assist pada turnamen dunia terkini.
"Itu sepenuhnya merupakan keputusan pribadi dia," ujar Claudio Tapia, Presiden AFA.
Pihak federasi terus mengapresiasi kontribusi sang pemain yang sukses mempersembahkan gelar Piala Dunia 2022 serta Copa America edisi 2021 dan 2024. Tapia mengenang pendekatan sang kapten pada masa lalu sebelum memutuskan terus bertanding.
"Dia harus merasa siap dan memang menginginkannya. Pada 2022, kami juga tidak tahu apakah dia akan bermain pada 2026. Saat itu dia mengatakan akan menjalani semuanya satu pertandingan demi satu pertandingan. Kami kemudian melihatnya tampil dalam level terbaik, bahkan mungkin yang terbaik," kata Claudio Tapia, Presiden AFA.
AFA berharap kapten veteran itu terus menikmati kariernya di lapangan hijau dan mengambil langkah terbaik untuk masa depannya bersama La Albiceleste.
"Kami harus bangga kepadanya. Semoga dia terus menikmati sepak bola, kami juga bisa terus menikmatinya saat bermain, dan semoga dia membuat keputusan yang menurutnya paling tepat," ujar Claudio Tapia, Presiden AFA.
Selain situasi pemain utama, AFA juga dihadapkan pada ketidakpastian posisi pelatih kepala Lionel Scaloni yang kontraknya berakhir pada pengujung 2026. Juru taktik berusia 48 tahun itu mempertimbangkan masa depannya usai kekalahan 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.
"Rencana A saya, rencana B saya, dan rencana C saya adalah Scaloni. Saya ingin dia melanjutkan pekerjaannya dan kami semua juga menginginkan hal yang sama," kata Claudio Tapia, Presiden AFA.
Manajemen federasi menghormati proses evaluasi yang sedang dilakukan oleh sang pelatih mengenai keberlanjutan kepemimpinannya di tim nasional.
"Saya harus menghormati keputusannya. Biarkan dia memikirkannya dan mengambil keputusan yang menurutnya benar. Saya tidak bisa menahannya jika dia merasa tidak lagi memiliki motivasi atau tidak melihat jalan menuju kesuksesan berikutnya," ujar Claudio Tapia, Presiden AFA.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow