Benarkah Redmi Watch 5 Active Masih Layak Dibeli di Tahun 2026

Smallest Font
Largest Font

Ekspektasi tinggi sering kali runtuh saat kita dihadapkan pada realitas performa jam tangan pintar di kelas harga terjangkau. Memasuki pertengahan tahun 2026, jagat perangkat sandang digital kian sesak dengan opsi baru yang membawa sistem operasi termutakhir. Ketika membaca kembali berbagai catatan mengenai xiaomi redmi watch 5 active reviews, Saya melihat sebuah pola yang menarik untuk dibahas lebih dalam.

Di tengah gempuran teknologi baru, perangkat ini tetap memancing rasa penasaran karena posisinya di segmen anggaran. Sebagai seorang reviewer yang sering menguji perangkat wearable, Saya harus bersikap adil sekaligus kritis terhadap apa yang ditawarkan oleh perangkat ini. Menilai gadget yang sudah berumur satu tahun lebih di pasaran membutuhkan sudut pandang yang jeli dan tidak sekadar memuji fungsionalitas dasarnya.

Sebelum melangkah pada impresi pemakaian, mari kita bedah terlebih dahulu komponen esensial yang membangun perangkat ini secara struktural. Penggunaan komponen yang tepat pada kelas harganya menjadi penentu apakah jam tangan ini sekadar kosmetik atau benar-benar fungsional.

Saya melihat bahwa jam tangan pintar ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar yang tidak ingin merogoh kocek terlalu dalam namun tetap menginginkan layar besar. Dimensi layarnya yang luas menjadi daya tarik utama saat pertama kali melihat unit fisiknya. Untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai sektor perangkat keras yang tertanam di dalamnya, Saya merangkum data teknis dari perangkat ini. Berikut adalah spesifikasi utama yang diusung oleh perangkat sandang digital tersebut.

Spesifikasi Teknis Utama Xiaomi Redmi Watch 5 Active
Komponen PerangkatSpesifikasi dan Fitur Utama
Jenis LayarLCD Segi Empat
Ukuran Layar2 inci
Fitur PanggilanPanggilan Bluetooth Terintegrasi
MikrofonTersedia dengan Peredam Kebisingan
Daya Tahan BateraiHingga 18 Hari
Asisten SuaraBuilt-in Alexa

Data di atas memperlihatkan bahwa fokus utama dari jam tangan ini adalah fungsionalitas harian yang esensial. Ukuran layar 2 inci merupakan salah satu yang terbesar di kelasnya, memberikan ruang pandang yang sangat lega untuk membaca notifikasi teks.

Kelebihan yang Membuatnya Bertahan di Pasaran

Melalui pengamatan mendalam terhadap performanya, aspek baterai menjadi sektor yang paling bersinar dan patut mendapatkan apresiasi lebih. Klaim daya tahan baterai hingga 18 hari dalam penggunaan normal bukan sekadar angka di atas kertas.

Dalam pola penggunaan harian Saya yang konstan menerima notifikasi dan sesekali melakukan pelacakan olahraga ringan, baterainya mampu bertahan sangat lama. Ini adalah keunggulan mutlak dibandingkan jam tangan pintar premium yang harus diisi dayanya setiap malam.

Kualitas Panggilan Bluetooth yang Mengejutkan

Fitur panggilan Bluetooth pada jam tangan murah biasanya hanya menjadi hiasan dengan kualitas suara yang seperti berada di dalam jembatan penyeberangan. Namun, mikrofon bawaan pada perangkat ini mampu menangkap suara dengan cukup jernih berkat fitur peredam kebisingan bawaan.

Saya mendapati bahwa suara lawan bicara terdengar jelas melalui speaker kecilnya, dan suara Saya pun dapat diterima dengan baik tanpa distorsi berlebih. Fitur ini sangat membantu ketika tangan sedang repot memegang kemudi atau belanjaan.

Ulasan LENGKAP Redmi Watch 5 Active, Fitur + Tips! | TechMishka

Integrasi Pintar dengan Alexa

Kehadiran asisten suara Amazon Alexa yang terintegrasi langsung di dalam jam tangan ini memberikan nilai tambah yang signifikan untuk pengelolaan harian. Kita bisa mengatur pengingat, menanyakan cuaca, atau mengontrol perangkat rumah pintar langsung dari pergelangan tangan.

Respon yang diberikan oleh sistem tergolong cepat, asalkan jam tangan tetap terhubung dengan aplikasi di smartphone melalui koneksi Bluetooth. Fitur seperti ini jarang ditemukan pada jam tangan pintar di kelas harga yang sama.

Sisi Minus yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Review yang jujur wajib membongkar kekurangan yang sering kali disembunyikan oleh materi promosi pabrikan. Kelemahan terbesar dari perangkat ini langsung terlihat begitu kita menggunakannya di bawah terik matahari secara langsung.

Penggunaan panel LCD, alih-alih AMOLED, membuat tingkat kecerahan dan kontras warna terasa kurang menggigit di lingkungan luar ruangan. Warnanya cenderung agak pudar, dan sudut pandangnya tidak sebaik panel jam tangan pintar kelas menengah ke atas.

Absensi Sensor GPS Mandiri

Bagi Saya yang gemar melakukan olahraga lari, ketiadaan GPS internal pada perangkat ini merupakan sebuah kompromi yang cukup berat. Jam tangan ini sepenuhnya bergantung pada koneksi GPS dari smartphone Anda untuk memetakan rute latihan luar ruangan.

Artinya, Anda tidak bisa meninggalkan smartphone di rumah jika ingin mencatat rute lari pagi secara akurat di peta aplikasi. Bagi sebagian orang, membawa smartphone berukuran besar saat berlari tentu terasa cukup merepotkan.

Material Bodi Plastik yang Terasa Murah

Meskipun tampilannya dari jauh terlihat modern dengan bentuk kotak yang mirip jam tangan premium, build quality saat disentuh berbicara lain. Material bodi utamanya didominasi oleh plastik polikarbonat yang terasa ringan namun kurang memberikan impresi kokoh.

Material bodi plastik pada jam tangan pintar anggaran membutuhkan perawatan ekstra agar tidak mudah tergores saat terkena benturan ringan sehari-hari.

Strap bawaannya yang berbahan silikon juga terasa standar, walau untungnya bisa diganti dengan mudah berkat mekanisme penguncian universal. Anda harus menurunkan ekspektasi kemewahan saat mengenakan perangkat sandang digital yang satu ini.

Fitur Kesehatan dan Pelacakan Kebugaran Harian

Urusan sensor kesehatan pada jam tangan pintar kelas entry-level sering kali memicu perdebatan mengenai akurasi data yang dihasilkan. Perangkat ini sudah dilengkapi dengan sensor pemantau detak jantung serta pengukuran saturasi oksigen dalam darah secara konstan.

Dari pengamatan Saya, hasil pengukuran detak jantung saat kondisi istirahat tergolong konsisten jika dibandingkan dengan alat ukur medis standar. Namun, ceritanya akan sedikit berbeda ketika Anda mulai melakukan aktivitas fisik berintensitas tinggi.

Sistem pelacakan olahraga menyediakan banyak mode latihan, mulai dari jalan kaki, bersepeda, hingga senam kebugaran di dalam ruangan. Berikut adalah beberapa poin penting terkait fitur kesehatan yang tertanam di dalam sistemnya:

  • Pemantauan detak jantung otomatis selama 24 jam penuh dengan grafik harian.
  • Pelacakan kualitas tidur yang membagi fase tidur menjadi ringan, dalam, dan REM.
  • Pengukuran tingkat stres berdasarkan variabilitas detak jantung pengguna.
  • Peringatan khusu jika pengguna terlalu lama duduk atau tidak bergerak.

Meskipun fiturnya melimpah, data yang disajikan sebaiknya digunakan sebagai referensi kebugaran umum saja, bukan sebagai rujukan medis resmi. Algoritma pelacak tidur terkadang masih salah membaca waktu terjaga yang singkat di tengah malam sebagai durasi tidur nyenyak.

Konteks Pasar Menghadapi Ekosistem Generasi Baru

Melihat situasi pasar saat ini, Xiaomi Indonesia sebenarnya terus memperbarui lini perangkat ekosistem mereka guna memenuhi kebutuhan konsumen. Sebagai perbandingan konteks perkembangan teknologi, Xiaomi belum lama ini juga menyegarkan lini ekosistem mereka di tanah air. Berdasarkan informasi resmi dari Gadget Jagat Review, Xiaomi Indonesia baru saja meluncurkan empat perangkat ekosistem terbaru di Indonesia. Perangkat tersebut meliputi tablet REDMI Pad 2 9.7 inci, earphone REDMI Buds 8, jam tangan pintar REDMI Watch 6, dan REDMI Headphone Neo.

Seluruh jajaran perangkat baru tersebut kini sudah terintegrasi dengan sistem operasi Xiaomi HyperOS 3 yang mendukung konektivitas lintas perangkat. Langkah ini menunjukkan bagaimana arah pengembangan teknologi wearable Xiaomi yang semakin matang dan saling terhubung. Kehadiran model yang lebih baru tentu membawa peningkatan arsitektur software dan hardware yang lebih superior dibandingkan model terdahulu. Namun, hal itu juga berarti model pendahulu mengalami penyesuaian harga yang membuatnya menjadi opsi alternatif yang menarik.

Pertimbangan Akhir Sebelum Memutuskan Membeli

Membeli jam tangan pintar di kelas anggaran selalu tentang seni berkompromi dengan fitur-fitur yang dipangkas oleh produsen. Jika Anda mencari perangkat dengan layar super tajam dan GPS mandiri untuk latihan maraton, lupakan perangkat ini.

Namun, jika prioritas Anda adalah daya tahan baterai berminggu-minggu, kemudahan menjawab telepon langsung dari pergelangan tangan, dan budget ketat, posisinya masih sulit digeser. Perangkat ini tetap menjadi opsi yang masuk akal bagi pengguna kasual yang membutuhkan asisten notifikasi harian yang andal di pergelangan tangan mereka.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed