Timnas Indonesia Tantang Vietnam di Piala AFF 2026 Stadion Pakansari

Smallest Font
Largest Font

Laga sengit bakal tersaji saat Timnas Indonesia bersiap meladeni Vietnam dalam pertandingan ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.

Persaingan kedua negara di kawasan Asia Tenggara memang selalu memanas. Pertemuan intens kerap terjadi di berbagai turnamen penting, mulai dari Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia, hingga kelompok umur.

Permainan non-teknis tim tamu menjadi salah satu aspek yang mesti diwaspadai skuad Garuda. Pasalnya, Vietnam kerap mengandalkan kontak fisik berlebih dan permainan kasar untuk memancing emosi serta merusak fokus lawan.

Momen cederanya Evan Dimas akibat diterjang Doan van Hau pada SEA Games 2019 masih terekam jelas. Selain itu, provokasi dari official tim di pinggir lapangan juga sering memicu insiden, seperti aksi pelemparan botol pada Final Piala AFF U-23 2025 dan Piala AFF U-19 2026.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih menanggapi potensi provokasi Vietnam dengan santai. Pelatih asal Inggris tersebut merasa puas melihat progres anak asuhnya selama persiapan menghadapi turnamen ini.

"Saya rasa setiap pertandingan itu berbeda. Kami sudah katakan bahwa di fase grup ini kami akan melihat hal-hal yang berbeda, kami akan memiliki banyak pengalaman berbeda yang bisa kami pelajari dan jadikan dasar untuk tumbuh," tutur John Herdman.

Ia menekankan bahwa serangkaian laga sebelumnya memberikan pelajaran berharga untuk mendewasakan performa tim.

"Pertandingan pertama adalah pertandingan kandang dengan banyak ekspektasi. Pertandingan kedua adalah pertandingan tandang yang sangat sulit, tidak ada penggemar di stadion, terasa seperti suasana pramusim, dan lawan bermain dengan 10 orang sejak awal," kata dia.

"Ini semua adalah pengalaman yang baik dan penting," lanjut pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Fokus Penuh Skuad Garuda

Vietnam bertandang ke Bogor setelah gagal memetik angka penuh usai ditahan imbang Singapura di kandang sendiri. Hasil minor tersebut menempatkan posisi Vietnam dalam tekanan menjelang laga kontra Indonesia.

Kendati demikian, John Herdman menolak terdistraksi oleh kondisi tim lawan. Fokus utamanya tetap pada pemantapan taktik anak asuhnya guna merebut poin penuh.

"Kami hanya berharap besok akan menjadi pengalaman baik lainnya bagi tim ini, kami akan menjadi lebih kuat karenanya. Kami harus menunjukkan komitmen untuk bisa mengalahkan Vietnam," beber pelatih Timnas Indonesia tersebut.

"Kami tidak bisa mengendalikan apa yang mereka bawa dan apa yang mereka lakukan, itu adalah urusan mereka, dan kami akan tetap berada di posisi yang kami butuhkan untuk memberikan performa lain yang bisa kita semua banggakan," tandas John Herdman.

Antisipasi Pemain Melalui VAR

Senada dengan sang pelatih, kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho mengingatkan rekan-rekannya untuk meminimalisir kesalahan elementer. Bek asal Persija Jakarta ini meminta seluruh pemain memanfaatkan peluang secara maksimal.

"Saya rasa saya fokus pada tim kami sendiri. Jangan sampai kami merugikan tim sendiri dengan perilaku-perilaku yang tidak penting," jelas Rizky Ridho.

Ia menambahkan bahwa keberadaan teknologi VAR bakal meredam aksi kasar lawan di lapangan.

"Mungkin Vietnam akan melakukan hal yang sama seperti beberapa tahun yang lalu. Namun saat ini sudah ada VAR, jadi pasti mereka akan berhati-hati. Jadi saya fokus ke tim saya sendiri saja," tandas bek Persija Jakarta tersebut.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow