Indonesia Siap Hadapi Vietnam di Laga Penentu Semifinal Piala AFF 2026
Persaingan sengit berlanjut di Grup A Piala AFF 2026 saat Timnas Indonesia bersiap menantang Vietnam. Pertandingan krusial ini bakal berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (3/8/2026) malam WIB.
Kedua tim saling sikut untuk mengamankan tiket menuju babak semifinal. Berdasarkan peta persaingan sementara yang dilansir dari Bola, Singapura secara mengejutkan memimpin puncak klasemen Grup A dengan perolehan tujuh poin.
Peluang besar Singapura lolos ke semifinal terbuka setelah sukses menahan imbang Vietnam 0-0 di Hanoi pada Jumat (31/7/2026). Hasil itu mengubah kalkulasi poin di papan atas.
Timnas Indonesia saat ini menduduki posisi kedua dengan raihan enam poin dari dua laga. Sementara itu, Vietnam membuntut di urutan ketiga lewat koleksi empat poin.
Kemenangan atas Vietnam bakal mempermudah jalan skuad Garuda. Indonesia tinggal memfokuskan diri untuk mencuri poin penuh di markas Singapura pada pertandingan pamungkas.
Situasi lebih berat dihadapi Vietnam. Pasukan Kim Sang-sik diwajibkan menyapu bersih kemenangan atas Indonesia dan Kamboja di dua partai tersisa jika ingin melangkah ke semifinal.
Laga di Pakansari menjadi ajang penentuan kelayakan antara Indonesia atau Vietnam yang berhak melaju. Pengamat sepak bola Vietnam, Quang Huy, menilai timnya masih memiliki peluang besar mengingat status mereka sebagai juara bertahan.
Pengalaman persaingan panjang melawan Indonesia diyakini memberi ruang bagi Vietnam untuk menghadirkan kejutan. Quang Huy memprediksi Pelatih Kim Sang-sik akan merombak komposisi pemain akibat singkatnya waktu istirahat selama tiga hari dan faktor laga tandang.
"Sepertinya ada hal yang membuat Pelatih Kim Sang-sik ragu dalam perhitungannya. Saya memperkirakan akan ada perubahan, terutama karena kami hanya punya waktu tiga hari sebelum laga melawan Indonesia dan harus bermain tandang. Jadi, mereka perlu menurunkan pemain yang memiliki kondisi fisik lebih bugar," tutur Quang Huy dikutip dari Soha melalui Bola.
Quang Huy juga menyoroti taktik Kim Sang-sik saat mengimbangi Singapura 0-0. Keputusan menarik keluar Nguyen Dinh Bac sebelum jeda babak pertama dinilai sebagai langkah menghemat tenaga, meski strategi tersebut sempat tertahan perlawanan sengit lawan.
"Namun, bisa jadi saat melawan Singapura, Pelatih Kim Sang-sik menilai bahwa Vietnam harus bermain cepat dan memastikan kemenangan sejak awal," katanya.
Menghadapi partai panas di Bogor, Quang Huy meminta Nguyen Xuan Son dan rekan-rekannya memfokuskan pikiran penuh pada permainan lapangan daripada menghitung posisi klasemen.
"Menurut saya, kita sebaiknya tidak memikirkan soal finis di posisi pertama atau kedua grup, ataupun siapa lawan berikutnya, melainkan fokus untuk bermain dengan baik," ungkap Quang Huy.
Ia menekankan bahwa fokus bertanding menjadi kunci utama melewati tekanan tinggi di markas lawan.
"Sangat sulit untuk bermain bagus sembari terus melakukan kalkulasi. Kita harus tampil maksimal dan yang terpenting lolos ke babak berikutnya."
Tantangan di markas Indonesia diprediksi bakal menguji mentalitas bertanding skuad The Golden Star.
"Vietnam pernah melewati situasi sulit seperti ini dalam grup yang sebelumnya dianggap mudah oleh banyak orang. Sejujurnya, tidak masalah siapa pun lawan yang akan kami hadapi di semifinal nanti."
Laga tandang ini dinilainya sebagai ujian terberat yang harus ditaklukkan tim asuhan Kim Sang-sik.
"Saya yakin jika pertandingan melawan Singapura saja sudah sulit, maka laga melawan Indonesia akan jauh lebih menantang, ibarat mendaki gunung yang lebih tinggi."
Hasil dari bentrokan di Pakansari akan menentukan ketenangan langkah Vietnam dalam mengarungi sisa turnamen.
"Begitu berhasil menaklukkan gunung itu, kami bisa menghadapi pertandingan apa pun dengan pikiran yang lebih tenang," tandas Quang Huy.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow