Timnas Indonesia Gagal Melaju ke Semifinal Piala AFF 2026
Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 terhenti setelah ditahan imbang Singapura 1-1 pada laga pamungkas Grup A di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026) malam. Indonesia hanya mampu menempati posisi ketiga dengan tujuh poin, seperti dilansir dari Bola.
Skuad Garuda sempat unggul lebih dulu lewat gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47. Namun, Singapura berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Ilhan Fandi di babak kedua yang sekaligus memastikan tiket semifinal bagi tim tuan rumah.
Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai hasil imbang tersebut sangat mengecewakan bagi Indonesia yang sebenarnya wajib meraih kemenangan untuk meloloskan diri.
"Pertandingan ini cukup mengecewakan untuk Indonesia, terutama karena ini adalah laga penentuan. Timnas Indonesia wajib menang untuk lolos, tetapi kita tidak melihat permainan yang cukup kreatif untuk menghadapi situasi seperti ini," ujar Luciano Leandro, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Meskipun menyoroti kurangnya taktik, mantan pelatih asal Brasil itu tetap mengapresiasi daya juang yang ditunjukkan oleh para pemain di lapangan sepanjang pertandingan berlangsung.
"Saya melihat semangat dan perjuangan pemain sangat tinggi. Mereka berusaha, berlari, melakukan duel, tetapi sepak bola tidak hanya membutuhkan semangat dan fisik. Kita juga butuh kualitas teknik, kreativitas, improvisasi dan kemampuan mengambil keputusan," kata Luciano Leandro, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Menurutnya, sektor tengah menjadi titik lemah paling krusial bagi Timnas Indonesia karena minimnya pemain yang mampu mengontrol arus permainan dan menciptakan ruang serangan.
"Masalah terbesar Indonesia menurut saya ada di lini tengah. Banyak duel, tetapi terlalu sedikit pemain yang mampu menciptakan peluang, memberikan umpan yang membongkar pertahanan, atau mengubah tempo permainan," tutur Luciano Leandro, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Kegagalan mempertahankan keunggulan usai gol pemecah kebuntuan juga dinilai membuat koordinasi permainan Timnas Indonesia semakin menurun saat mendapat tekanan dari lawan.
"Setelah Indonesia unggul, sebenarnya momentum ada di tangan Indonesia. Namun, Singapura mampu kembali mencetak gol dan setelah itu Indonesia semakin kesulitan menemukan solusi," sambung Luciano Leandro, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Luciano menegaskan bahwa hasil minor di laga penentuan ini harus dijadikan sebagai bahan koreksi bersama tanpa harus memojokkan jajaran pemain.
"Hasil 1-1 ini membuat Indonesia gagal lolos ke semifinal, dan tentu menjadi evaluasi penting. Saya tidak ingin menyalahkan pemain. Mereka sudah memberikan usaha maksimal," kata Luciano Leandro, Pengamat Sepak Bola Nasional.
Ia menuturkan pembenahan kualitas secara menyeluruh merupakan hal mutlak jika Indonesia ingin meningkatkan daya saing di tingkat yang lebih tinggi.
"Tetapi kalau Indonesia ingin berbicara lebih jauh di level Asia dan bermimpi kembali ke Piala Dunia, kita harus meningkatkan kualitas permainan secara keseluruhan," pungkas Luciano Leandro, Pengamat Sepak Bola Nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow