Persebaya Surabaya Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026 Usai Tekuk Persib

Smallest Font
Largest Font

Persebaya Surabaya sukses merengkuh gelar juara Piala Presiden 2026 usai menaklukkan Persib Bandung lewat adu penalti dengan skor 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam, sebagaimana dilansir dari Bola.

Laga puncak tersebut berlangsung sengit hingga 120 menit dengan skor imbang 1-1 pada waktu normal. Ramadhan Sananta membuka keunggulan Persebaya pada menit ke-20 sebelum disamakan bek Persib Patricio Matricardi empat menit kemudian.

Kemenangan di babak tos-tosan ini sekaligus menjadi penawar kekecewaan Bajul Ijo pada edisi 2019 lalu, saat mereka harus puas menjadi runner-up usai kalah agregat 2-4 dari Arema FC.

Atas hasil positif ini, Persebaya berhak memboyong hadiah berupa uang tunai sebesar Rp8 miliar. Sementara itu, Persib Bandung yang menempati posisi runner-up mengantongi Rp3,5 miliar, disusul Persija Jakarta di peringkat ketiga dengan Rp2,5 miliar dan Arema FC di urutan keempat meraih Rp1,5 miliar.

Sebelum gelaran turnamen, Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora RI Erick Thohir sempat memberikan tantangan kepada klub-klub Tanah Air saat konferensi pers di SCTV Tower, Jakarta, pada 6 Juli lalu.

"Mungkin harus kita tantang nih Pak Ara, Bu Siwi, dan Tsamara, bisa enggak klub Indonesia mempertahankan marwahnya sebagai klub-klub legendaris untuk merebut pialanya dari Port FC asal Thailand," ujar Erick.

Erick menambahkan bahwa persaingan kawasan regional memang cukup berat mengingat rekam jejak tim lawan.

"Kita tahu Thailand adalah salah satu momok bagi kita. Timnas Indonesia adalah rival Thailand, pun Vietnam," sambung Erick.

Ia juga sempat menyinggung motivasi khusus yang dimiliki tim asal Surabaya tersebut menjelang usianya yang ke-100 tahun.

"Ada Persebaya yang bukan kaleng-kaleng tahun ini, ada target 100 tahun Persebaya," ucap Erick.

Capaian ini menjadi momen emosional bagi skuad Green Force. Trofi pramusim ini merupakan gelar perdana mereka sejak terakhir kali memenangi Divisi Utama pada musim 2004.

Kiper Persebaya, Reza Arya Pratama, yang sukses menggagalkan dua tendangan penalti pemain Persib, menyampaikan rasa harunya usai laga berakhir.

"Tentunya alhamdulillah, ini penantian panjang Persebaya, akhirnya bisa juara lagi. Semoga ke depannya bisa jauh lebih baik lagi," kata Reza Arya.

Pemain berusia 26 tahun tersebut turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terus memberikan dukungan.

"Terima kasih untuk keluarga, orang tua, calon istri saya, dan seluruh suporter Persebaya, Bonek-Bonita di Indonesia. Alhamdulillah malam ini kita juara!" sambung Reza Arya.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, juga mengungkapkan kebanggaannya atas perjuangan keras para anak asuhnya sepanjang turnamen.

"Saya sangat bangga dengan tim, dengan para pemain, karena selama 22 tahun Persebaya belum pernah memenangkan trofi besar. Jadi saya berharap Bonek dan Bonita menghargai kerja keras anak-anak, mereka layak mendapatkannya," tutur Tavares.

Tavares menilai laga final berjalan sangat menguras energi di tengah jadwal yang begitu padat.

"Tidak mudah untuk bertanding tanpa memiliki cukup waktu untuk pemulihan. Saya pikir malam ini adalah malam yang fantastis. Terima kasih Bonek, Bonita, atas dukungannya dan terima kasih untuk tim saya karena mereka terus berjuang sampai akhir," imbuh Tavares.

Piala Presiden 2026 sendiri diikuti oleh delapan peserta, terdiri dari lima tim legendaris Indonesia yaitu Persija Jakarta, Arema FC, Persebaya, Persib, dan PSMS Medan, serta tiga tim undangan Asia Tenggara yakni DPMM FC (Brunei), Tampines Rovers (Singapura), dan Port FC (Thailand).

Persebaya mencatatkan rekor tak terkalahkan sepanjang kompetisi dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Skuad asuhan Tavares menyingkirkan Port FC di fase grup, mengalahkan Arema FC di semifinal, hingga akhirnya membekuk Persib di laga puncak.

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf atas penyelenggaraan turnamen tahun ini.

"Tidak ada yang sempurna selain Tuhan. Namun, kami percaya telah berusaha memberikan yang terbaik yang kami bisa. Semua kami dedikasikan untuk Republik Indonesia, rakyat, dan dunia sepak bola Indonesia," ujar Maruarar.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow