Timnas Indonesia Cukur Kamboja Pada Laga Perdana Piala AFF 2026

Smallest Font
Largest Font

Skuad Garuda sukses menaklukkan Kamboja dengan skor telak 5-1 pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026). Kemenangan ini diraih lewat tampil dominan sejak awal pertandingan, seperti dilansir dari Bola.

Pemain muda Mitchell Baker mencetak hattrick pada menit ke-5, 14', dan 55' dalam laga debutnya. Dua gol tambahan dicetak oleh Sandy Walsh pada menit ke-23 serta Jens Raven pada menit ke-85, sementara Kamboja hanya mendapat satu gol hiburan dari gol bunuh diri Nadeo Argawinata di menit ke-47.

Hasil ini menempatkan tim asuhan pelatih John Herdman berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan perolehan tiga poin. Penampilan lini tengah yang dimotori Thom Haye turut berandil besar lewat tiga assist yang dikemasnya sepanjang pertandingan.

Legenda PSM Makassar, Luciano Leandro, memberikan sederet catatan evaluasi terkait performa pertahanan usai laga tersebut.

"Konsentrasi bertahan perlu ditingkatkan. Meski mendominasi permainan, tim tetap kebobolan gol yang seharusnya bisa dihindari. Dalam beberapa situasi, Kamboja masih mampu menemukan ruang setelah Indonesia kehilangan bola," ujar Luciano Leandro.

Luciano menilai bahwa tingkat fokus pemain sempat mengendur ketika tim sudah unggul jauh atas lawan.

"Dengan margin skor yang nyaman, sempat terjadi sedikit penurunan intensitas permainan. Meski ada lima gol, Indonesia menciptakan sejumlah peluang untuk menambah keunggulan," lanjut Luciano Leandro.

Meskipun menyoroti lini belakang, Luciano memuji efektivitas lini serang Garuda yang berhasil mengonversi peluang secara optimal.

"Serangan Indonesia sangat efisien. Tim menciptakan banyak peluang dan mampu mengubah dominasi menjadi lima gol. Pergerakan ofensif para pemain juga sangat baik sehingga lawan kesulitan melakukan penjagaan," ulas Luciano Leandro.

Mantan pelatih berlisensi CBF PRO ini juga mengapresiasi tinggi koordinasi lini tengah dalam menerapkan taktik penekanan ke daerah pertahanan lawan.

"Skuad Garuda mampu memberikan tekanan tinggi dan Indonesia memulihkan beberapa bola yang masih berada di lapangan ofensif, mempertahankan kendali pertandingan," ucap Luciano Leandro.

Luciano menyimpulkan bahwa modal lima gol ini menjadi indikator positif bagi perjalanan Indonesia di turnamen ini.

"Kemenangan 5-1 menegaskan perkembangan Timnas Indonesia dan menunjukkan potensi ofensif yang sangat kuat. Jika mampu memperbaiki detail pertahanan serta menjaga intensitas selama 90 menit, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing merebut gelar juara," tegas Luciano Leandro.

Selanjutnya, Timnas Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand, pada Jumat (31/7/2026).

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed