Jose Mourinho Kembali Latih Real Madrid untuk Periode Kedua

Smallest Font
Largest Font

Kursi kepelatihan Real Madrid kembali mengalami perubahan besar. Manajemen Los Blancos resmi menunjuk kembali Jose Mourinho sebagai pelatih kepala untuk periode keduanya di klub ibu kota Spanyol tersebut, dilansir dari Bola.

Keputusan memboyong kembali pelatih asal Portugal ini diambil setelah Real Madrid melewati masa-masa sulit selama 12 bulan terakhir. Klub sebelumnya memecat Xabi Alonso yang baru bertugas kurang dari sembilan bulan.

Pengganti Alonso, Alvaro Arbeloa, juga gagal mempersembahkan trofi bagi Real Madrid. Situasi tersebut mendorong manajemen untuk menunjuk kembali juru taktik yang pernah membawa mereka menjuarai La Liga dan Copa del Rey saat bersaing ketat dengan Barcelona.

Kehadiran Mourinho membawa harapan baru bagi publik Santiago Bernabeu menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Karakter kuat serta rekam jejak suksesnya dinilai menjadi modal penting untuk membenahi kedalaman skuad Real Madrid.

Mantan penyerang Real Madrid, Michael Owen, memberikan pandangannya mengenai penunjukan tersebut. Dalam wawancaranya bersama VAVEL melalui platform iGaming Casino Guru, Owen menilai Mourinho sangat memahami kultur serta tekanan di Real Madrid.

"Jose mengenal klub dengan baik karena pernah melatih Real Madrid sebelumnya, jadi dia akan kembali dan berusaha memberikan cap positifnya kepada klub. Melihat bagaimana situasi tampak mulai tidak terkendali di akhir musim lalu, Jose akan tahu apa yang harus dilakukan untuk datang dan menerapkan gayanya musim depan," kata Owen.

Owen juga meyakini bahwa pelatih berkebangsaan Portugal itu sudah mengantongi peta kekuatan tim untuk menghadapi bursa transfer mendatang.

"Dia memiliki ide yang kuat tentang pemain yang ingin dipertahankan dan mereka yang siap dilepas, sambil mengetahui daftar target perekrutan musim depan. Jadi bersama Jose, semua akan selalu menghibur, gaya bermainnya akan menarik untuk disaksikan dan melihat bagaimana dia menyusun tim, tetapi dia adalah pelatih yang sangat bagus," lanjutnya.

Sorotan Rekor Benfica dan Komparasi dengan Arsenal

Selain mengulas Real Madrid, Owen mengomentari rekor Mourinho bersama Benfica pada musim lalu. Meski berhasil menyapu bersih musim liga tanpa tersentuh kekalahan, Benfica harus puas finis di urutan ketiga dan terpaut delapan poin dari sang juara.

Saat ditanya mengenai perbandingan rekor tak terkalahkan Benfica dengan skuad Arsenal "Invincibles" musim 2003/2004, Owen memberikan jawaban lugas.

"Pertanyaan yang sangat bagus. Intinya adalah memenangkan trofi, jadi tidak terkalahkan memang pencapaian yang kredibel, tetapi jika tidak memenangkan apa pun maka pada akhirnya itu tidak terlalu berarti," ujar Owen.

Ia menganggap rekor Arsenal jauh lebih berharga karena berhasil menyandingkannya dengan gelar juara Liga Inggris secara meyakinkan.

"Arsenal mampu memenangkan liga dengan meyakinkan dan juga tidak terkalahkan sepanjang musim liga, jadi saya rasa itu sama sekali tidak melemahkan pencapaian Invincibles Arsenal," ujar Owen.

"Arsenal luar biasa musim itu dan memenangkan lebih banyak pertandingan daripada tim mana pun, sementara Benfica tidak berhasil memenangkan cukup banyak pertandingan," tutupnya.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed