Sektor Bek Sayap Liverpool Masih Rapuh di Awal Musim 2026-2027

Smallest Font
Largest Font

Sektor bek sayap Liverpool dinilai masih sangat rapuh pada awal musim 2026-2027 meski klub telah berbelanja besar di bursa transfer musim panas. Permasalahan lini belakang tersebut memicu kekhawatiran menjelang penutupan bursa transfer pekan ini, dilansir dari Bola.

Dua pertandingan perdana The Reds di bawah asuhan pelatih Andoni Iraola menunjukkan tren negatif yang serupa. Liverpool selalu tertinggal di babak pertama sebelum akhirnya bermain imbang 2-2 saat melawat ke markas Newcastle United dan ketika menjamu Nottingham Forest.

Penurunan performa signifikan terlihat pada dua bek sayap baru mereka, Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez. Kondisi ini menjadi kali pertama bagi Liverpool bertanding tanpa kehadiran Trent Alexander-Arnold yang pindah ke Real Madrid serta Andy Robertson yang bergabung ke Tottenham Hotspur secara gratis dalam sembilan tahun terakhir.

Keputusan memboyong Frimpong dan Kerkez senilai total 95 juta dolar AS atau sekitar Rp1,6 triliun belum membuahkan hasil optimal. Frimpong sering kesulitan dalam duel bertahan, sementara Kerkez kerap melakukan kecerobohan posisi yang membuat pertahanan tim terbuka lebar dan minim kontribusi dalam skema penyerangan.

Manajemen Liverpool telah mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Bradley Barcola, Victor Muñoz, Jeremy Jacquet, hingga Ronald Araújo. Kendati demikian, tidak adanya penambahan bek kiri baru setelah kepindahan Robertson berisiko menjadi ancaman serius bagi ambisi Iraola, mengingat klub hanya mengandalkan Kostas Tsimikas sebagai pelapis Kerkez usai kembali dari masa peminjaman di Roma.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed