Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dolar AS Pasar Spot Goyang Kurs BCA BRI Mandiri dan BNI
Nilai tukar rupiah bergerak melemah hingga menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan pasar spot per awal pekan ini. Kondisi ini langsung memicu penyesuaian nilai jual dan beli valuta asing pada sejumlah perbankan besar tanah air seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada Selasa, 7 Juli 2026.
Berdasarkan data pasar yang dihimpun, pelemahan mata uang garuda terjadi secara bertahap sejak pembukaan perdagangan kemarin. Fluktuasi ini menjadi perhatian serius bagi pelaku pasar dan masyarakat yang bertransaksi menggunakan mata uang asing.
Menurut data Bloomberg pada pembukaan perdagangan Senin pukul 09.05 WIB, nilai tukar rupiah dibuka melemah sebesar 32 poin atau 0,18 persen ke level Rp17.995 per dolar AS. Senada dengan data tersebut, analisis dari Doo Financial Futures pada waktu yang sama juga mencatat pelemahan rupiah sebesar 0,18 persen ke posisi Rp17.995 per dolar AS.
Tekanan terhadap mata uang nasional terus berlanjut hingga siang hari. Berdasarkan data Refinitiv pada pukul 13.44 WIB, rupiah terpantau melemah 0,31 persen ke level Rp18.000 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat dibuka di posisi Rp17.970 per dolar AS pada pagi harinya.
Posisi rupiah yang berada di atas level psikologis Rp18.000 per dolar AS ini tercatat sebagai salah satu pergerakan terendah dalam beberapa waktu terakhir. Posisi serupa terakhir kali terjadi pada 9 Juni 2026 yang lalu, di mana rupiah ditutup pada level Rp18.050 per dolar AS.
Perbandingan Kurs Dolar AS di BCA Mandiri BRI dan BNI
Pelemahan rupiah di pasar spot secara langsung memengaruhi angka estimasi kurs yang dipublikasikan oleh perbankan nasional. Masing-masing bank menerapkan kebijakan harga yang kompetitif untuk transaksi e-rate, TT counter, maupun bank notes.
Daftar Kurs di Empat Bank Terbesar
Masyarakat yang ingin melakukan transaksi valuta asing dapat memperhatikan perbandingan posisi mata uang global ini di beberapa penyedia layanan keuangan. Berikut adalah rangguman pergerakan nilai tukar yang terjadi di perbankan utama:
| Indikator Pasar / Perbankan | Posisi Pembukaan | Posisi Siang / Penutupan | Persentase Perubahan |
|---|---|---|---|
| Pasar Spot (Bloomberg) | Rp17.995 | – | Melemah 0,18% |
| Pasar Spot (Refinitiv) | Rp17.970 | Rp18.000 | Melemah 0,31% |
| Analisis Doo Financial Futures | Rp17.995 | – | Melemah 0,18% |
| BCA (Kurs e-Rate / TT Counter) | – | – | – |
| Bank Mandiri (Kurs Transaksi) | – | – | – |
| BRI (Kurs Transaksi) | – | – | – |
| BNI (Kurs Transaksi) | – | – | – |
Tren Melemahnya Mata Uang Kawasan Asia
Pelemahan yang dialami oleh rupiah tidak terjadi sendirian di kawasan regional. Mayoritas mata uang di Asia juga menunjukkan tren serupa, di mana mereka kompak bertekuk lutut di hadapan dolar AS pada awal pekan ini.
Dolar AS yang perkasa membuat mata uang negara tetangga ikut terdepresiasi. Tekanan eksternal ini dinilai menjadi salah satu pemicu utama mengapa mata uang kawasan terpuruk secara bersamaan.
Daftar Pelemahan Mata Uang Regional Asia
Berikut adalah rincian data pergerakan mata uang Asia lainnya terhadap dolar AS yang ikut memerah bersama rupiah:
- Yen Jepang mengalami pelemahan sebesar 0,30 persen.
- Dolar Taiwan tercatat melemah sebesar 0,28 persen.
- Won Korea menunjukkan penurunan nilai sebesar 0,25 persen.
- Peso Filipina melemah sebesar 0,17 persen.
- Yuan China mengalami depresiasi sebesar 0,10 persen.
- Baht Thailand melemah tipis sebesar 0,07 persen.
- Dolar Singapura ikut turun sebesar 0,06 persen.
Harga komoditas dan nilai tukar valuta asing dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pihak perbankan atau otoritas moneter terkait sebelum melakukan transaksi keuangan.
Pelaku pasar saat ini terus memantau langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh bank sentral guna meredam volatilitas berlebih. Transaksi penukaran valas di kantor cabang BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI tetap berjalan normal dengan menyesuaikan papan kurs yang diperbarui secara berkala sepanjang hari kerja.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow