PSS Sleman Tatap BRI Super League dengan Skuad Baru
Persiapan intensif sedang dijalani PSS Sleman di Lapangan Pakembinangun untuk mengarungi persaingan kasta tertinggi kompetisi sepak bola nasional, BRI Super League 2026/2027, seperti dilansir dari Bola.
Klub berjuluk Super Elang Jawa ini berhasil menembus divisi teratas usai mengunci posisi runner-up pada ajang Pegadaian Championship 2025/2026.
Guna memperkuat komposisi tim, manajemen telah merekrut 10 amunisi anyar. Rangkaian laga uji coba juga digelar, termasuk menghadapi Persita Tangerang.
Para pemain baru yang didatangkan meliputi Pedro Caracoci, Christophe Nduwarugira, Hanif Sjahbandi, Moussa Bagayoko, Isfandyar Abdillah, Hiromu Tanaka, Melvyn Lorenzen, Stefan Ashkovski, Matheus Fornazari, dan Dimas Drajad.
Langkah pembenahan skuad ini diharapkan dapat membawa klub berjuluk Laskar Sembada bersaing secara konsisten di tingkat teratas.
Direktur PT Putra Sleman Sembada, Yoni Arseto, mengungkapkan harapannya agar keberadaan tim di strata tertinggi dapat bertahan lama dan terus berkembang.
"Momentum kembali ke kasta tertinggi kami harapkan bukan hanya menjadi persinggahan sesaat di Super League," kata Yoni.
"Semoga PSS bisa terus tumbuh, berprestasi, bersaing di papan atas hingga suatu hari mampu mencapai puncak," ujar Yoni.
Di lini serang, Gustavo Tocantins dipastikan tetap menjadi senjata utama klub. Striker asal Brasil tersebut mencatatkan prestasi impresif dengan membukukan 25 gol serta 11 assist sepanjang musim lalu.
Pemain yang pernah membela Persikabo 1973 dan Barito Putera itu juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Pegadaian Championship 2025/2026.
Secara total, penyerang kelahiran Gurupi pada 11 Januari 1996 ini telah mengemas 40 gol selama dua musim berseragam Super Elja. Pencapaian tersebut melampaui rekor legenda klub, Marcelo Braga, yang mengoleksi 36 gol.
Sektor kepelatihan kini diserahkan penuh kepada juru taktik asal Belanda, Pieter Huistra. Pada musim sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Teknik lantaran adanya regulasi pembatasan pelatih asing.
Huistra yang dikontrak hingga 2028 sebenarnya pernah menukangi klub berlogo Candi ini pada Februari 2025. Namun, saat itu ia belum berhasil menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.
Kepercayaan dari pihak manajemen tetap diberikan kepada pelatih kelahiran Goenga tersebut untuk menahkodai tim pada kompetisi mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow