PSIM Yogyakarta Usung Target Masuk 10 Besar BRI Super League 2026/2027
PSIM Yogyakarta menunjukkan kesiapan tinggi menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027. Skuad berjuluk Laskar Mataram tersebut mematangkan agenda persiapan demi meraih hasil maksimal. Persiapan intensif sudah berjalan sejak 20 Juli lalu di Stadion Mandala Krida.
Langkah ini dilansir dari Bola mencakup perekrutan amunisi baru serta perpanjangan kontrak belasan penggawa musim lalu. Manajemen dan tim pelatih juga melakoni sejumlah laga uji coba pramusim. Lawan yang dipilihkannya mulai dari tim lokal Yogyakarta hingga klub pesaing selevel.
Kompetisi dijadwalkan bergulir pada 4 September mendatang. PSIM Yogyakarta memiliki sisa waktu sekitar sepekan untuk mengasah kedalaman taktik sebelum memainkan pertandingan pembuka.
Ujian perdana Laskar Mataram bakal tersaji pada 5 September. Skuad berlogo Tugu Pal Putih ini akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul. Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, berharap performa klub dapat meningkat dibanding musim sebelumnya. Manajemen mematok target realistis agar tim mampu menembus peringkat sepuluh besar.
"Target sebenarnya kalau dikasih kesempatan, besok kami seperti musim kemarin, bisa tidur tuh sudah bersyukur karena kalau misalnya mau bicara target lima besar, itu bicara bujet yang sangat besar," kata Liana Tasno. "Yang pasti sekali lagi harus do better PSIM ke depannya, jadi kalau misalnya bisa masuk peringkat 10 besar, Puji Tuhan," ujar sosok berusia 43 tahun tersebut.
Lini tengah PSIM kembali mengandalkan keahlian Ze Valente. Gelandang berkebangsaan Portugal berusia 32 tahun ini memegang peran sentral sebagai motor permainan sekaligus pencetak gol terbanyak klub musim lalu. Pemain kelahiran Paredes tersebut membukukan 10 gol dan empat assist dari 32 penampilan pada BRI Super League 2025/2026.
Rekam jejak empat tahun di Indonesia bersama PSS Sleman, Persebaya Surabaya, serta Persik Kediri mempertegas kualitas sang pemain. Pengalaman luas Ze Valente di sepak bola nasional diharapkan mampu mendongkrak performa Tim Naga Jawa. Sektor tengah Laskar Mataram bakal bertumpu pada visi bertanding mantan penggawa Persebaya itu.
Konsistensi Juru Taktik Jean-Paul van Gastel
Musim 2026/2027 menjadi tahun kedua Jean-Paul van Gastel membesut PSIM. Pelatih berlisensi UEFA Pro asal Belanda tersebut resmi diangkat sebagai manajer kepala sejak 17 Juni 2025.
Pada musim perdananya, Van Gastel sukses membawa PSIM finis di urutan ke-11 klasemen akhir dengan raihan 45 poin. Posisi tersebut berada di atas klub mapan seperti Persik Kediri, Madura United, hingga PSM Makassar. Catatan unik mengiringi perjalanan klub sepanjang musim lalu.
Laskar Mataram mengumpulkan hasil imbang terbanyak di kompetisi, yaitu 12 kali seri dari total 34 laga, disertai 11 kemenangan dan 11 kekalahan. Pendekatan disiplin dan organisasi permainan yang solid menjadi ciri khas kepemimpinan Van Gastel. Transisi permainan dari bertahan ke menyerang milik klub Yogyakarta ini juga dinilai cukup rapi.
Peta Kekuatan dan Susunan Skuad
Komposisi penjaga gawang PSIM diisi oleh Cahya Supriadi, Harlan Suardi, Khairul Fikri, dan Athaullah Daib. Barisan pertahanan diperkuat Franco Ramos, Yusaku Yamadera, Jop van der Avert, Rendra Teddy, Ondrej Rudzan, Alwi Fadilah, serta Raka Cahyana Rizky.
Peluang Laskar Mataram untuk bertengger di papan tengah bergantung pada konsistensi performa sepanjang musim. Kegagalan menjaga stabilitas permainan berisiko menyeret tim ke papan bawah persaingan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow