Liverpool Siapkan 120 Juta Paun Rampungkan Transfer Bradley Barcola

Smallest Font
Largest Font

Liverpool dilaporkan segera menyelesaikan proses kepindahan winger Paris Saint-Germain (PSG), Bradley Barcola, pada bursa transfer musim panas ini. Nilai kepindahan pemain asal Prancis tersebut diperkirakan mencapai 100 juta paun dan berpotensi meningkat hingga 120 juta paun melalui klausul tambahan, dilansir dari Bola.

Kesepakatan prinsip antara Liverpool dan PSG dikabarkan telah tercapai, meski sejumlah rincian administratif masih perlu diselesaikan kedua belah pihak. Barcola sendiri menempati urutan teratas dalam daftar target berburu pemain The Reds.

Setelah resmi berlabuh di Anfield, pemain berusia 23 tahun itu berkesempatan memilih nomor punggung favoritnya. Kostum bernomor 11 yang ditinggalkan Mohamed Salah ke Trabzonspor menjadi salah satu opsi, di samping deretan nomor kosong lainnya seperti 16, 17, 24, 26, 27, serta 29.

Barcola disinyalir lebih tertarik mengenakan nomor punggung 29 karena memiliki keterikatan emosional sejak kecil. Pilihan angka tersebut terinspirasi dari karakter Alex Hunter dalam mode cerita gim FIFA yang sering ia mainkan.

"Saat masih kecil, saya biasa bermain FIFA. Dalam mode cerita bersama Alex Hunter, nomor ini menjadi simbolis bagi saya. Saya berpikir, 'Saat menjadi pemain profesional nanti, saya akan memakai nomor 29.' Dan sekarang saya di sini, saya mengambilnya dan tidak akan pernah melepaskannya," ungkap Barcola.

Nomor 29 saat ini juga digunakannya bersama PSG. Di skuad Liverpool, pemakai nomor 29 sebelumnya mencakup Arthur Melo pada musim 2022/2023, serta Dominic Solanke dan Fabio Borini pada era terdahulu.

Langkah Liverpool memburu Barcola mendapat dukungan dari mantan pemilik Crystal Palace, Simon Jordan. Menurutnya, perekrutan pemain berposisi winger sangat relevan dengan kebutuhan taktik sepak bola modern saat ini.

"Dia pemain bagus. Dia akan menjadi pemain bagus untuk Liverpool. Menurut saya, situasinya tidak sama seperti Isak," ujar Jordan dalam "White and Jordan".

Jordan menekankan bahwa keberadaan pemain sayap yang bekerja keras dan berkontribusi aktif dalam skema serangan kini kembali menjadi elemen mendasar bagi klub-klub Inggris.

"Winger merupakan bagian fundamental. Itu adalah bagian dari sepak bola Inggris yang sempat menghilang setelah era Alf Ramsey untuk beberapa waktu," katanya.

"Dia pemain muda berusia 23 tahun yang menurut saya bisa meraih kesuksesan besar," ujar Jordan.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed