Invasi Pemain Naturalisasi dan Diaspora Ramaikan Persaingan Piala AFF 2026

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Persaingan dalam turnamen Piala AFF 2026 berjalan semakin sengit seiring melonjaknya keterlibatan pemain naturalisasi dan diaspora di berbagai tim peserta. Dilansir dari Bola, fenomena pergeseran komposisi skuad ini menjadi warna tersendiri dalam peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara. Secara keseluruhan, tercatat ada 15 penggawa berstatus naturalisasi serta 41 pemain keturunan yang memanfaatkan garis keturunan keluarga mereka.

Perubahan komposisi ini menunjukkan transformasi strategi banyak negara demi meningkatkan daya saing tim di tingkat regional. Filipina menjadi tim yang paling banyak mengandalkan pilar heritage dengan memboyong 14 pemain tanpa menyertakan pemain naturalisasi murni. Meski demikian, kehadiran para pemain keturunan tersebut belum sanggup membendung keperkasaan Myanmar yang tampil solid bersama pilar lokal hingga Filipina terkapar 1-4 di kandang.

Sementara itu, Timnas Indonesia mengombinasikan satu pilar naturalisasi, Marc Klok, bersama 11 amunisi diaspora. Racikan strategi pelatih John Herdman terbukti ampuh saat menggilas Kamboja dengan skor 5-1 di Stadion Pakansari Bogor pada Senin (27/7/2026) malam WIB.

Kamboja sebenarnya juga tidak main-main dalam mempersiapkan kedalaman skuad. Mereka memboyong lima pemain naturalisasi sekaligus, yakni Iago Bento, Yudai Ogawa, Alisher Mirzaev, Abdel Kader Coulibaly, serta Hikaru Mizuno. Langkah mengejutkan ditunjukkan Timor Leste yang secara masif memperkuat tim lewat delapan pemain diaspora asal Portugal dan Brasil. Di bawah arahan juru taktik Jose Pedro Alves Salazar, Timor Leste sukses mengunci tiket putaran final Piala AFF 2026 usai menyingkirkan Brunei Darussalam melalui babak playoff.

Walaupun gaya permainan Timor Leste mengalami peningkatan signifikan di tangan Jose Pedro, mereka masih menelan kekalahan dalam dua laga awal Grup A. Mereka ditundukkan Vietnam dengan skor 0-7 serta menyerah 0-2 dari Singapura. Singapura sendiri tampil sangat menjanjikan di puncak klasemen sementara Grup A. Kinerja impresif The Lions disokong oleh sejumlah pilar naturalisasi dan keturunan seperti Kyoga Nakamura, Song Ui-young, Ryhan Stewart, Harhys Stewart, Irfan Fandi, hingga Ilhan Fandi.

Kesiapan Juara Bertahan dan Kontestan Lain

Sebagai juara bertahan, Vietnam tidak mau ketinggalan menambah kekuatan dengan menaturalisasi Nguyen Tai Loc dan Do Hoang Hen guna menyusul Nguyen Xuan Son. Skuad Vietnam semakin solid berkat deretan pemain diaspora seperti Dang Van Lam, Patrik Le Giang, Nguyen Filip, Cao Pendant, serta Quang Vinh.

Malaysia turut diperkuat deretan amunisi berkualitas, di antaranya Paulo Josue, Endrick dos Santos, Ezequiel Aguero, Nooa Laine, Dominic Tan, Rodney Celvin, dan Jimmy Raymond.

"Di era sepak bola sekarang, pemain naturalisasi dan diaspora sudah jadi kebutuhan jika negara tersebut ingin berprestasi. Khusus di kawasan ASEAN, ini juga sebagai tuntutan. Saya kira semua peserta sangat serius bersaing di Piala AFF 2026. Ini membuat atmosfer turnamen makin seru," kata Jafri Sastra, eks pelatih Persela asal Padang, Sumbar.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed