Milanisti Indonesia Sambut AC Milan vs Chelsea dengan Tifo Raksasa

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Pendukung AC Milan yang tergabung dalam Milanisti Indonesia menyuguhkan atraksi memukau di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Aksi berupa pameran tifo raksasa tersebut membentang indah di tribune selatan pada Sabtu (8/8/2026) malam WIB. Dilansir dari Bola, koreografi bertuliskan "Bentornato Amore" dipajang saat laga uji coba pramusim kawasan Asia antara AC Milan melawan Chelsea.

Dalam bahasa Italia, kalimat "Bentornato Amore" memiliki makna mendalam, yakni "Selamat datang kembali, cintaku".

Atraksi suporter tidak berhenti pada tifo utama berukuran masif tersebut. Milanisti Indonesia juga memajang dua spanduk pendamping yang mencantumkan angka 1994 dan 2026.

Kehadiran dua spanduk tahun tersebut menjadi simbol penanda rentang waktu kedatangan klub raksasa Italia itu di Tanah Air. Pemasangan spanduk 1994 dan 2026 merujuk pada momen bersejarah kedatangan skuad Rossoneri ke Indonesia.

Tepat 32 tahun yang lalu, AC Milan pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia dengan reputasi mentereng. Kala itu, mereka memegang status sebagai juara bertahan Liga Champions musim 1993/1994. Dalam lawatan bersejarah pada 4 Juni 1994 tersebut, AC Milan menjajal kekuatan Persib Bandung di SUGBK.

Persib Bandung saat itu berstatus sebagai kampiun Liga Indonesia musim 1993/1994.

Kini, momen manis tersebut kembali terulang di stadion yang sama melalui duel pramusim bertajuk laga persahabatan.

Susunan Skuad Utama AC Milan dan Chelsea

Pertandingan menghadapi Chelsea menjadi panggung pembuktian bagi kekuatan terbaru AC Milan.

Tim asal Milano tersebut membawa sejumlah penggawa terbaiknya yang baru saja berlaga di pentas Piala Dunia 2026. Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, tidak ragu mempercayakan lini serang kepada Rafael Leao dan Luka Modric sejak menit awal.

Selain Leao dan Modric, Ruben Amorim juga mengandalkan Ruben Loftus-Cheek dan Pervis Estupinan di susunan pemain utama. Lini pertahanan Rossoneri turut diperkuat oleh Strahinja Pavlovic bersama Koni De Winter yang tampil sebagai starter.

Di sisi lain, Chelsea yang ditangani pelatih Xabi Alonso juga tampil dengan komposisi pemain terbaiknya. Xabi Alonso menginstruksikan para pemain pilar untuk langsung turun berlaga sejak kickoff dimulai. Deretan nama tenar seperti Cole Palmer dan Joao Pedro dipercaya mengisi barisan depan The Blues.

Chelsea juga menurunkan Moses Caicedo, Pedro Neto, serta penjaga gawang Robert Sanchez sejak menit pertama pertandingan.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed