Indonesia dan Hong Kong Ditunjuk Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Penyelenggaraan turnamen sepak bola FIFA ASEAN Cup 2026 dipastikan akan berlangsung di dua tempat, yakni Indonesia dan Hong Kong, dalam rentang FIFA Matchday pada 21 September hingga 6 Oktober 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.
Ajang internasional ini digagas sebagai kompetisi terbesar di Asia Tenggara di bawah naungan FIFA yang melibatkan negara-negara ASEAN serta tim luar kawasan. Kepastian kesiapan tuan rumah disampaikan langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/7/2026).
"Ya, FIFA ASEAN saya rasa event terbesar yang akan ada di Asia Tenggara di bawah payung FIFA. Dan sepertinya FIFA akan mendorong banyaknya kompetisi di belahan Asia sebelah sini sekarang," ujar Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga RI sekaligus Ketua PSSI.
Konsep turnamen ini mengacu pada keberhasilan kompetisi serupa yang mempertemukan berbagai negara lintas kawasan di Timur Tengah dan Afrika.
"Ya, karena memang sukses daripada FIFA Arab Cup juga sudah terbukti ketika banyak pertandingan negara-negara Timur Tengah dengan beberapa negara Afrika," jelas Erick Thohir.
Ajang FIFA Arab Cup yang digelar di Qatar pada 2025 menjadi tolok ukur utama keterlibatan tim lintas asosiasi untuk mendongkrak level persaingan regional.
"Itu intinya ingin meningkatkan kualitas persaingan negara-negara Asia untuk Piala Dunia ke depan atau regional," ungkap Erick Thohir.
Rencana penunjukan tuan rumah juga menjangkau wilayah di luar Asia Tenggara sebagai bentuk investasi jangka panjang badan sepak bola dunia tersebut.
"Nah, sama. Sekarang FIFA sudah mulai mengukur FIFA ASEAN Cup. Ya, ini nilai plus, makanya ada beberapa negara yang diundang nantinya, tentu itu," kata Erick Thohir.
Pengembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara menjadi fokus utama dalam keputusan investasi FIFA untuk turnamen mendatang.
"Dan juga zona daripada tuan rumahnya juga tidak hanya di Asia Tenggara. Ini bagian FIFA berinvestasi melihat kesempatan pengembangan sepak bola yang ada di regional Asia Tenggara dan sekitarnya," ucap Erick Thohir.
Dukungan resmi pemerintah Indonesia telah disampaikan secara tertulis oleh Presiden RI Prabowo Subianto kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.
"Nah, kita tunggu saja. Alhamdulillah, Bapak Presiden, saya mengucapkan terima kasih, sudah mengeluarkan dukungan pemerintah yang sudah dikirimkan kepada Presiden FIFA," ungkap Erick Thohir.
Pemerintah dan PSSI saat ini menantikan kepastian skema kerja sama teknis dari pihak FIFA terkait status penunjukan tersebut.
"Dan kami sekarang sedang menunggu seperti apa kerja sama dari FIFA dengan kita sebagai tuan rumah," terangnya.
Turnamen ini direncanakan terbagi dalam dua divisi, meskipun beberapa tim tamu seperti China dan Pakistan dipastikan tidak berpartisipasi.
"Sepertinya nanti ada dua tuan rumah, Indonesia sama Hong Kong kalau tidak salah. Nanti kita lihat seperti apa pembagian wilayahnya, timnya, komposisi ranking-nya. Itu semua memang domainnya FIFA," kata Erick Thohir.
Pengumuman resmi terkait pembagian grup serta penetapan regulasi turnamen dijadwalkan bakal dirilis oleh FIFA dalam waktu dekat.
"Dan mudah-mudahan kalau satu sampai dua minggu lagi ada pengumuman langsung dari FIFA, kami sangat senang. Berarti September–Oktober 2026 akan menjadi kegiatan besar, kembali sepak bola lagi," paparnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow