India Mundur FIFA ASEAN Cup 2026 Pilih Uji Coba Lawan Brasil

Smallest Font
Largest Font

Federasi Sepak Bola India (AIFF) resmi mengundurkan diri dari kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026 karena memilih untuk melakoni laga persahabatan internasional melawan Timnas Brasil pada 3 Oktober 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.

Jadwal pertandingan kontra Brasil tersebut berbenturan langsung dengan gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 3 Oktober 2026. Keputusan ini membuat persaingan di Grup A Divisi Utama kini hanya menyisakan tiga tim, yaitu Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Pihak federasi menjelaskan bahwa pembatalan keikutsertaan ini terjadi lantaran adanya kendala teknis kuota pertandingan selama jeda internasional.

"Ada kendala teknis juga karena hanya empat pertandingan yang bisa dimainkan selama jeda internasional. Kami telah menginformasikan hal ini kepada FIFA dan para pejabat terkait sudah memahami alasan kami terpaksa mengambil keputusan ini," demikian pernyataan AIFF.

AIFF menilai kesempatan bertanding menghadapi tim kelas dunia seperti Brasil merupakan momentum langka yang sangat berharga untuk perkembangan olahraga di negaranya.

"Menghadapi Brasil mungkin adalah kesempatan sekali seumur hidup bagi para pemain India. Ini adalah sesuatu yang dapat mempromosikan olahraga ini di seluruh negara kami," lanjut pernyataan AIFF soal pengunduran diri India.

Keputusan mundurnya India menghadirkan kekhawatiran bagi Timnas Singapura yang menjadikan ajang ini sebagai sarana persiapan menuju Piala Asia 2027. Berdasarkan laporan media Singapura, Straits Times, berkurangnya kontestan dinilai dapat mengurangi level tantangan bagi skuad The Lions.

"Meskipun Singapura merupakan tim dengan peringkat terendah di Grup A, timbul kekhawatiran bahwa FIFA ASEAN Cup mungkin tidak akan memberikan ujian yang memadai bagi skuad The Lions menjelang Piala Asia, serta berpotensi gagal menjadi kompetisi bergengsi seperti yang direncanakan semula," tulis laporan Straits Times.

Kendati demikian, kompetisi ini tetap memberikan keuntungan karena jadwalnya masuk dalam kalender resmi FIFA. Hal tersebut memungkinkan setiap negara pemandu bakat untuk memanggil pilar-pilar utamanya dari klub.

"Satu faktor pelipur lara adalah tim-tim peserta dapat memanggil pemain-pemain terbaik mereka dari klub masing-masing karena kompetisi ini diselenggarakan dalam jeda internasional resmi FIFA," lanjut laporan tersebut.

Menanggapi situasi tersebut, pihak Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS) menyatakan komitmennya untuk tetap tampil dan memanfaatkan turnamen ini secara maksimal.

"Masih terlalu dini untuk berkomentar karena saya yakin pihak penyelenggara ingin memulai turnamen perdana ini dengan cara terbaik. Setelah berkomitmen pada turnamen ini, kami ingin memanfaatkannya sebaik mungkin sebagai bagian dari persiapan berkelanjutan kami menuju Piala Asia," kata Desmond Ong, Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS).

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed