Harry Kane Negosiasi Kontrak Bayern Munchen di Tengah Incaran Al Hilal

Smallest Font
Largest Font

Penyerang Timnas Inggris, Harry Kane, sedang membuka pembicaraan kontrak baru bersama Bayern Munchen pada Selasa (18/8/2026). Langkah tersebut dilakukan di tengah munculnya tawaran fantastis dari klub Arab Saudi, Al-Hilal, sebagaimana dilansir dari Bola.

Memasuki tahun terakhir dalam masa baktinya di Jerman, masa depan bomber berusia 33 tahun tersebut menarik minat sejumlah klub besar. Penampilan impresifnya musim lalu ditandai dengan torehan 61 gol dalam 51 pertandingan serta raihan dua gelar domestik untuk Bayern.

Ketajaman sang pemain juga berlanjut di tingkat internasional pada gelaran Piala Dunia 2026. Ia sukses mencetak enam gol sebelum langkah Inggris dihentikan oleh Argentina di babak semifinal.

Performa luar biasa itu membuat Barcelona, Tottenham Hotspur, hingga Manchester United mulai memantau situasi sang pemain. Meski demikian, keinginan kuat untuk bertahan di Allianz Arena telah ditegaskan oleh Kane.

"Saya hanya memiliki satu tahun tersisa dalam kontrak, jadi sekarang waktunya membicarakannya. Kami akan membahasnya pekan depan atau satu hingga dua pekan lagi. Kedua pihak sangat santai," ujar Kane.

Manajemen klub dilaporkan kian mendekati kesepakatan perpanjangan kontrak berdurasi tiga tahun sejak 10 Agustus 2026. Kesepakatan tersebut bakal mengikat Kane di Allianz Arena hingga mendekati usia 36 tahun.

Di sisi lain, perwakilan utama sekaligus saudara sang penyerang, Charlie Kane, kedapatan menemui Direktur Teknik Al-Hilal, Simon Francis, pada akhir pekan lalu. Klub Saudi Pro League itu menempatkan Kane di daftar teratas buruan mereka dan siap menyodorkan nilai kontrak yang sangat besar.

Kendati demikian, peluang kepindahan ke Arab Saudi saat ini dinilai minim karena prioritas sang striker tetap melanjutkan karier di Bundesliga.

Selain fokus pada kontrak baru, Kane masuk dalam daftar nominasi peraih Ballon d'Or 2026 bersaing dengan Rodri, Lamine Yamal, Kylian Mbappe, dan Khvicha Kvaratskhelia. Total akumulasi golnya bersama klub dan tim nasional mencapai 73 gol pada musim lalu.

Peluang menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan Ballon d'Or sejak Michael Owen pada 2001 pun terbuka lebar bagi sang kapten.

"Saya sangat bangga dengan musim yang saya jalani tahun lalu. Ballon d'Or adalah penghargaan terbesar yang bisa diraih seorang pemain dari sisi individu," tutur Kane.

Persaingan menuju gelar individu tertinggi tersebut diakuinya menjadi motivasi tambahan untuk menghadapi musim yang baru.

"Saya tahu saya menjalani musim yang luar biasa. Namun, seperti biasa, fokus saya sekarang adalah musim baru," lanjut Kane.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed