Harga Emas Dunia Turun Menjadi 4121 USD per Troy Ons
Harga emas dunia mengalami penurunan tipis ke level 4.121,05 USD per troy ons berdasarkan data perdagangan kontrak untuk perbedaan (CFD) per tanggal 10 Juli 2026. Penurunan harian sebesar 0,06 persen ini menggenapi pelemahan mingguan komoditas logam mulia tersebut sekitar 1,5 persen.
Dinamika ini dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Penurunan ini memicu pertanyaan di kalangan pelaku pasar mengenai "kenapa harga emas turun sekarang" di tengah ketidakpastian global.
Pelemahan harga komoditas emas tidak terjadi sendiri melainkan beriringan dengan fluktuasi sejumlah sektor logam lainnya. Berdasarkan data perdagangan akhir pekan, emas mencatatkan penurunan bulanan sebesar 2,18 persen, meskipun secara tahunan masih membukukan kenaikan signifikan mencapai 22,77 persen.
Sebelumnya, titik tertinggi sepanjang masa untuk komoditas emas berada di angka 5.608,35 USD per troy ons yang tercatat pada Januari 2026 lalu. Berikut adalah perbandingan data harga komoditas logam berdasarkan data perdagangan CFD terbaru:
| Jenis Komoditas | Harga (USD) | Perubahan Harian (%) | Perubahan Bulanan (%) | Perubahan Tahunan (%) |
|---|---|---|---|---|
| Emas (per troy ons) | 4.121,05 | -0,06% | -2,18% | +22,77% |
| Perak | 59,85 | -0,17% | -11,12% | +55,70% |
| Tembaga | 6,23 | +0,30% | -0,41% | +12,58% |
| Baja | 3.069,00 | -0,32% | -2,01% | -0,55% |
| Logam Baterai (Lithium) | 155.000,00 | -2,21% | -6,91% | +143,14% |
| Platina | 1.629,00 | -0,07% | -2,20% | +12,00% |
| Bijih Besi | 98,72 | +0,15% | -2,83% | +2,08% |
Faktor Makroekonomi Penyebab Pergerakan Pasar
Pasar finansial saat ini memperkirakan terdapat 60 persen kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada pertemuan bulan September mendatang. Prospek pengetatan moneter ini menjadi salah satu penekan utama bagi aset-aset tidak berimbal hasil seperti emas.
Sentimen Geopolitik dan Minyak Mentah
Di sisi lain, aset safe-haven mendapat dorongan dari eskalasi konflik bersenjata antara pasukan Amerika Serikat dan Iran. Ketegangan geopolitik tersebut memicu lonjakan harga minyak mentah sebesar 5 persen dalam kurun waktu satu minggu terakhir.
Aktivitas Bank Sentral China
Penahan koreksi emas yang lebih dalam juga datang dari aktivitas sektor publik, di mana Bank Sentral China melaporkan peningkatan bulanan terbesar dalam cadangan emas mereka dalam lebih dari 2,5 tahun pada bulan Juni. Langkah diversifikasi cadangan devisa oleh negara ekonomi terbesar kedua di dunia ini memberikan sentimen positif jangka panjang bagi pasar logam mulia.
Prediksi Harga Emas Logam Mulia ke Depan
Bagi para pelaku pasar, memahami "apa penyebab harga emas naik turun" merupakan hal fundamental, terutama terkait kebijakan suku bunga dan inflasi global. Berdasarkan pemodelan makroekonomi dari Trading Economics, harga emas diproyeksikan akan mengalami pemulihan dalam beberapa waktu ke depan.
Model makro tersebut memprediksi harga emas dapat mencapai level 4.211,06 USD per troy ons pada akhir kuartal ini. Lebih lanjut, komoditas ini diperkirakan bergerak menguat hingga menyentuh angka 4.505,54 USD per troy ons dalam jangka waktu 12 bulan mendatang.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
Langkah investasi emas untuk pemula umumnya disarankan memperhatikan pergerakan tren jangka panjang ini serta mempelajari cara menghitung keuntungan investasi emas secara berkala berdasarkan fluktuasi kurs dan harga fisik di pasar domestik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow