Didi Hamann Minta Publik Santai Menyikapi Transfer Liverpool
Mantan pemain Liverpool Didi Hamann meminta semua pihak tidak meragukan langkah lambat The Reds pada bursa transfer musim panas 2026. Klub asuhan Andoni Iraola itu sejauh ini baru merekrut Victor Muñoz, sebagaimana dilansir dari Bola.
Liverpool saat ini masih dikaitkan dengan winger Paris Saint-Germain Bradley Barcola serta Ibrahim Mbaye, namun belum ada kesepakatan resmi. Hamann menegaskan bahwa manajemen klub masih memiliki waktu sekitar tiga setengah pekan untuk merampungkan pergerakan mereka.
Selain potensi rekrutmen baru, Hamann menilai pemain yang pulih dari cedera seperti Giovanni Leoni dan Hugo Ekitike akan menjadi amunisi penting. Ia juga menyoroti performa Florian Wirtz, Alexander Isak, dan Milos Kerkez yang diyakini bisa tampil jauh lebih optimal musim ini.
"Saya tidak akan terlalu khawatir. Masih ada tiga setengah pekan lagi," ujar Hamann.
Mantan gelandang The Reds tersebut meyakini manajemen klub tetap bekerja di balik layar untuk menambah amunisi tim. Ia memprediksi akan ada tiga hingga empat pemain baru yang merapat sebelum jendela transfer resmi ditutup.
"Jadi, dalam diri Wirtz, Isak dan mungkin bahkan Kerkez, yang sebenarnya tidak bermain terlalu baik, mungkin kita bisa menganggap mereka sebagai tiga pemain baru karena mereka tidak benar-benar tampil bagus musim lalu," kata Hamann.
Spekulasi kepindahan pemain juga membayangi skuat Liverpool seiring kepindahan Mohamed Salah dan ketidakpastian masa depan Cody Gakpo. Namun, sejarah mencatat Liverpool sering kali membutuhkan proses panjang sebelum merampungkan transfer besar.
"Saya cukup yakin akan ada dua, tiga atau empat pemain yang datang ke klub," ujar Hamann.
Tingginya harga pemain di pasar transfer menjadi alasan utama Liverpool bertindak lebih krusial dan berhati-hati. Nilai transfer Barcola yang mencapai 145 juta pounds serta lonjakan harga pemain lain di liga menjadi bukti terjadinya inflasi pasar.
"Kita tahu Liverpool juga pernah melakukan hal yang berbeda pada masa lalu. Terkadang mereka membutuhkan waktu cukup lama untuk menyelesaikan transfer," tutur Hamann.
Mengingat Liverpool telah mengucurkan anggaran hampir 500 juta pounds pada musim sebelumnya untuk mendaratkan jajaran pemain bintang, klub kini memilih memprioritaskan efisiensi anggaran belanja.
"Saya pikir kita akan melihat beberapa aktivitas. Setelah itu, kita baru bisa menilai pada akhir Agustus bagaimana bursa transfer mereka," kata Hamann.
Situasi finansial dan tingginya angka penawaran membuat manajemen enggan memaksakan pembelian bernilai fantastis di luar batas kewajaran. Pengeluaran besar pada musim lalu menjadi dasar pertimbangan utama dalam mengambil keputusan.
"Menurut saya, bursa transfer sudah mengalami inflasi selama beberapa tahun terakhir," ujar Hamann.
Kondisi pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh tingkat permintaan dan penawaran yang melonjak tajam. Kebijakan kehati-hatian ini diambil agar finansial klub tetap terjaga secara stabil.
"Ini soal permintaan dan penawaran. Mereka menghabiskan banyak uang," katanya.
Pengalaman belanja pada musim panas lalu memberikan pelajaran berharga bagi jajaran direksi dalam mengelola anggaran belanja pemain.
"Mungkin mereka sedikit merasakan dampak dari uang yang mereka habiskan musim lalu. Seperti yang saya katakan, mereka mungkin sedikit lebih berhati-hati kali ini," ujar Hamann.
Liverpool diprediksi tidak akan mengulangi pembelian pemain dengan nilai menembus 100 juta pounds pada sisa bursa transfer kali ini.
"Saya tidak berpikir kita akan melihat Liverpool membayar biaya transfer 100 juta pounds lagi karena mereka sudah melakukannya musim lalu. Namun, saya cukup yakin akan ada beberapa pemain lagi yang datang dengan harga yang bisa dikatakan masuk akal," tutur Hamann.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow