Alejandro Garnacho Menuai Kontroversi Usai Debut Bersama Aston Villa di Jakarta
Alejandro Garnacho kembali menjadi sorotan setelah debut tidak resminya bersama Aston Villa dalam laga melawan Indonesia All-Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (1/8/2026), serta komentar yang dianggap menyindir Chelsea, klub sebelumnya.
Meski masih berstatus pemain Chelsea, Garnacho dipinjamkan ke Aston Villa untuk musim 2026/2027 dengan opsi pembelian permanen jika klausul kontraknya terpenuhi, dilansir dari Bola.
Selama setahun di Chelsea, Garnacho mencetak delapan gol dan empat assist dari 43 pertandingan di semua kompetisi, namun performanya dinilai kurang memuaskan dengan hanya satu gol di Premier League dan satu gol di Liga Champions.
Pada laga pramusim tersebut, Aston Villa menang 3-1 atas Indonesia All-Star, namun penampilan Garnacho dianggap belum maksimal oleh suporter yang menilai ia bermain terlalu aman dan kesulitan melewati lawan.
Setelah pertandingan, Garnacho mengunggah pesan di media sosial, "Sampai jumpa lagi Bangkok! Starter pertama setelah tiga bulan. Senang bisa menikmati sepak bola lagi.
Satu persen lebih baik setiap hari. Terima kasih, Indonesia." Kalimat ini dianggap sebagai sindiran terhadap Chelsea.
Reaksi suporter Chelsea di media sosial pun negatif, dengan beberapa menilai Garnacho memiliki ego besar namun kemampuan tidak sesuai harapan, serta menyalahkan pihak lain atas kegagalannya.
"Dia juga tidak bahagia di Manchester United. Mungkin masalahnya memang ada pada dirinya sendiri," tulis seorang penggemar, sebagaimana dikutip dari Give Me Sport.
Beberapa fans menilai Garnacho tidak belajar dari kesalahan dan menyatakan kritik dari fans Manchester United sebelumnya memang benar.
Situasi ini memperburuk hubungan Garnacho dengan pendukung Chelsea dan menyulitkan masa depannya di klub, meski secara kontrak masih menjadi pemain Chelsea.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow