Alasan Utama Mantan Pemain Tottenham Erik Lamela Resmi Jadi Kitman CF Monterrey

Smallest Font
Largest Font

Mantan pemain sayap Tottenham Hotspur, Sevilla, dan AS Roma, Erik Lamela, mengambil peran baru setelah menyudahi karier sebagai pesepak bola profesional. Pria asal Argentina tersebut kini resmi didaftarkan sebagai manajer perlengkapan atau kitman di klub Liga Meksiko, CF Monterrey.

Langkah unik ini diambil oleh manajemen CF Monterrey demi menyiasati aturan kompetisi setempat. Melalui pendaftaran status tersebut, Erik Lamela bisa tetap mendampingi tim dan berada di area bangku cadangan pemain pada saat pertandingan resmi berlangsung.

Erik Lamela sendiri dilaporkan telah memutuskan gantung sepatu pada Agustus 2026. Keputusan pensiun tersebut diambil oleh pria berusia 34 tahun itu setelah berjuang menghadapi cedera pinggul kronis selama bertahun-tahun.

CF Monterrey memilih mendaftarkan Erik Lamela sebagai kitman karena sang mantan pemain belum memiliki lisensi kepelatihan yang memadai. Berdasarkan regulasi Liga MX, seluruh staf pelatih diwajibkan memenuhi syarat administrasi tertentu.

Seperti dilansir dari Bola, Erik Lamela belum bisa didaftarkan secara resmi sebagai staf pelatih karena belum mengantongi lisensi UEFA Pro. Syarat dokumen kepelatihan tersebut tertuang secara mengikat dalam Pasal 17.1 Statuta Liga MX.

Meski mengemban status sebagai petugas perlengkapan, Erik Lamela tetap aktif mendampingi tim kepelatihan Matias Almeyda di CF Monterrey. Sebelumnya, ia juga sempat bekerja bersama Matias Almeyda sebagai staf saat berada di Sevilla.

Cedera Pinggul Kronis Batasi Performa Lapangan

Keputusan pensiun dini dari lapangan hijau tidak lepas dari kondisi fisik Erik Lamela yang terus menurun. Masalah pada area pinggul tersebut diakui sudah mengganggu penampilannya sejak masih berusia muda.

"Rasa sakit pertama muncul saat saya berusia 22 tahun. Ketika usia 25 tahun, saya harus menjalani operasi karena tidak bisa lagi bertanding akibat rasa sakit. Operasinya berjalan baik dan saya bisa bermain lagi," kata Erik Lamela.

Kendati sempat menjalani tindakan operasi medis, kondisi fisiknya tidak dapat kembali ke tingkat optimal seperti semula. Masalah kebugaran itu terus membayangi perjalanannya di berbagai klub Eropa.

"Namun setelah itu semuanya berubah. Rasanya seperti saya memiliki pinggul yang berbeda. Pinggul saya tidak pernah sama lagi," ujar Erik Lamela.

Melalui sesi wawancara bersama TyC Sports, mantan penggawa Timnas Argentina ini menegaskan bahwa cedera kambuhan menjadi faktor tunggal di balik keputusan menyudahi karier sepak bola.

"Saya pensiun karena masalah fisik yang sudah lama mengganggu. Saya ingin mengakhiri karier dengan cara terbaik dan tetap menikmatinya, meski kondisinya sangat sulit," kata Erik Lamela.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow