Ternyata, Buah Naga Memiliki 8 Manfaat Ini Loh!

Smallest Font
Largest Font

Buah naga atau yang juga disebut sebagai pitaya merupakan salah satu jenis buah yang dapat tumbuh pada daerah subtropis maupun tropis. Makanya, buah ini dapat ditemukan di Amerika Selatan dan Asia. Buah yang satu ini memiliki kandungan yang kaya akan nutrisi. Yuk, simak 8 manfaat buah naga untuk kesehatan melalui ulasan berikut ini!

1. Menurunkan risiko anemia

Buah naga berperan penting untuk memenuhi kebutuhan manusia akan zat besi yang juga berpengaruh pada kesehatan darah. Kandungan zat besi ini akan bekerja untuk mengangkut oksigen ke setiap organ di dalam tubuh. Maka dari itu, ketika seseorang kekurangan zat besi, maka ia bisa mengalami anemia.

2. Menjaga kesehatan ibu hamil

Buah naga merah juga diperlukan untuk melengkapi nutrisi ibu hamil. Soalnya, masa kehamilan memang mengharuskan seorang wanita untuk memenuhi asupan seperti vitamin C, vitamin B, kalsium, serta zat besi. Apalagi, buah naga juga memiliki kandungan zat besi untuk membantu sel darah merah dalam tubuh mendistribusikan oksigen.

3. Menjaga kesehatan rambut

Ketika kita suka mewarnai rambut kita, maka kita bisa tetap menjaga kesehatan rambut kita dengan menggunakan jus buah naga. Soalnya, jus buah naga merah memungkinkan folikel rambut kita tetap terbuka. Jadi, rambut akan tetap bernapas serta menjadikannya tetap halus.

4. Mengurangi rasa nyeri pada kulit yang terbakar

Paparan sinar matahari dapat membuat kulit kita menjadi nyeri. Nah, untuk mengatasi hal ini, kita bukan cuma bisa menggunakan jus mentimun, melainkan juga jus buah naga yang memiliki kandungan vitamin B3 untuk melembabkan kulit sehingga area panas dapat dilepas.

5. Mengatasi jerawat

Siapa yang tidak merasa cemas dan kesal ketika melihat jerawat yang muncul? Pastinya kita akan selalu mencari cara untuk mengatasi masalah jerawat dengan cepat. Hal ini bisa kita lakukan dengan mengoleskan pasta dari buah naga pada area wajah kita yang kemerahan. Lakukan ini sebanyak dua kali sehari untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

6. Memerangi radang sendi

Arthritis alias radang sendi merupakan iritasi yang terjadi pada persendian. Arthritis menyebabkan penderitanya kesulitan untuk bergerak. Makanya, kita dapat mengandalkan buah naga untuk mengatasi masalah kesehatan ini. Soalnya ada senyawa antioksidan yang bersifat anti inflamasi untuk meminimalisir peradangan.

7. Memelihara kesehatan tulang

Ada banyak kandungan mineral yang terdapat di dalam buah naga. Beberapa contohnya seperti kalsium, fosfor, serta magnesium. Berdasarkan informasi dari Food Revolution network, satu cangkir yang berisi potongan buah naga memiliki kandungan magnesium sebesar 80 mg. Hal tersebut berarti sudah mencukupi seperempat dari yang dibutuhkan dalam sehari.

8. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Serat yang ada pada buah naga berperan penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Soalnya, ketika kita mengonsumsi makanan yang berserat, maka kita bisa membuat gerakan usus menjadi lebih terkontrol. Makanya, tidak heran apabila kita bisa terhindar dari sembelit. Apalagi, buah naga pun memiliki polisakarida yang merupakan probiotik baik untuk menjaga kesehatan pencernaan kita.

Nah, itulah tadi 8 manfaat buah naga yang bisa kita dapatkan dengan melakukan konsumsi teratur. Lantas, bagaimana jika kita masih kesulitan untuk membagi waktu agar bisa membeli buah naga? Tenang saja, sudah ada TaniHub yang mempermudah kita untuk melakukan pemesanan buah naga berkualitas secara online. Platform yang satu ini memang menjadi penyedia aneka buah dan sayuran terbaik.

Update 03 Juni 2026

Masyarakat Bontang Konsumsi Buah Naga Guna Jaga Imunitas dan Turunkan Kolesterol Tubuh

Buah naga kini semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Bontang, Kalimantan Timur, sebagai salah satu asupan pemelihara kesehatan harian. Buah eksotis dengan tampilan kulit yang menyerupai sisik naga ini ternyata menyimpan segudang nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Penjualan buah naga di berbagai pasar tradisional dan modern di Bontang terus stabil seiring dengan tingginya kesadaran warga setempat untuk mengonsumsi buah-buahan segar demi mempertahankan daya tahan tubuh.

Kandungan nutrisi dalam buah naga terbukti sangat lengkap, mulai dari vitamin, mineral, serat pangan, hingga senyawa antioksidan kompleks. Menurut pakar kesehatan, konsumsi buah naga secara rutin memberikan efek positif yang signifikan terhadap metabolisme serta perlindungan organ dalam dari berbagai radikal bebas. Hal ini didukung oleh berbagai riset medis yang menunjukkan bahwa buah naga efektif membantu proses penyembuhan maupun pencegahan penyakit degeneratif.

Secara umum, konsumsi buah bertekstur lembut ini sangat disarankan untuk segala usia, mulai dari anak-anak dalam masa pertumbuhan hingga kalangan lanjut usia. Berdasarkan data klinis mengenai nutrisi buah tropis, buah naga memiliki kadar air yang tinggi serta persentase kalori yang rendah, menjadikannya pilihan camilan yang sangat aman. Nutrisi yang melimpah di dalam satu porsi buah naga dipercaya mampu mencukupi sebagian besar kebutuhan gizi mikro harian tubuh.

Kandungan Gizi Mikro Berdasarkan Data Klinis

Memahami keunggulan buah naga tidak lepas dari pengamatan terhadap rincian kandungan nutrisi yang ada di dalamnya secara objektif. Setiap porsi buah naga segar menyumbang zat gizi makro dan mikro yang bekerja sinergis dalam mendukung vitalitas organ tubuh manusia. Keseimbangan kadar air dan serat dalam buah ini juga sangat menonjol jika dibandingkan dengan jenis buah tropis lainnya yang sejenis.

Berikut ini adalah rincian kandungan nutrisi dasar yang terdapat di dalam setiap 100 gram daging buah naga segar menurut standar data pangan:

Komponen Nutrisi Jumlah per 100 Gram Fungsi Utama bagi Tubuh
Energi 60 Kalori Mendukung metabolisme basal
Serat Pangan 3,1 Gram Melancarkan sistem pencernaan
Vitamin C 9,4 Miligram Meningkatkan sistem kekebalan
Kalsium 8,5 Miligram Menjaga kekuatan tulang dan gigi
Zat Besi 0,6 Miligram Membantu produksi sel darah merah

Kadar vitamin C yang cukup tinggi dalam buah naga bertindak sebagai stimulan alami bagi sel darah putih untuk bekerja lebih optimal dalam menangkal infeksi patogen. Selain itu, kehadiran kalsium dan zat besi secara bersamaan memastikan pasokan nutrisi pembentuk jaringan keras serta pengangkut oksigen di dalam darah tetap terpenuhi dengan baik setiap hari.

Peran Antioksidan dalam Mencegah Risiko Kanker

Manfaat pertama yang sangat krusial dari buah naga adalah kemampuannya dalam membantu mencegah pertumbuhan sel kanker di dalam jaringan tubuh manusia. Komponen antioksidan seperti betalain, flavonoid, dan vitamin C di dalam buah naga mengikat radikal bebas yang berpotensi merusak struktur DNA sel. Kerusakan struktural pada sel merupakan salah satu pemicu utama terjadinya mutasi sel yang mengarah pada pembentukan tumor ganas.

Senyawa bioaktif phytoalbumin yang terdapat dalam buah naga juga diketahui berpartisipasi aktif dalam meningkatkan efisiensi pembuangan racun dari dalam tubuh. Pengeluaran toksin yang lancar dari sistem sekresi akan meminimalkan waktu kontak zat karsinogenik dengan dinding organ tubuh, terutama pada saluran kemih dan pencernaan. Proses detoksifikasi alami ini memegang peranan penting dalam menurunkan risiko mutasi genetik seluler.

Optimalisasi Diet Rendah Lemak dan Pengelolaan Berat Badan

Manfaat kedua dari buah naga berkaitan erat dengan pengelolaan berat badan tubuh serta program diet rendah lemak bagi penderita obesitas. Karakteristik daging buah naga yang kaya akan serat pangan memberikan efek rasa kenyang yang bertahan lebih lama di dalam lambung. Hal ini secara otomatis menekan keinginan seseorang untuk mengonsumsi makanan ringan secara berlebihan di luar jam makan utama.

Kadar kalori yang sangat rendah memastikan bahwa konsumsi buah naga dalam porsi besar sekalipun tidak akan memicu lonjakan surplus kalori harian yang signifikan. Metabolisme tubuh akan terbantu untuk membakar cadangan lemak yang ada karena asupan kalori pengganti dari buah ini dikategorikan sangat minimal namun padat nutrisi.

Penyediaan Kalsium Memperkuat Struktur Gigi dan Tulang

Manfaat ketiga yang tidak kalah penting adalah kontribusi buah naga terhadap kepadatan struktur fisis berupa tulang dan gigi pada manusia. Kehadiran mineral kalsium dan fosfor di dalam buah ini menjadi bahan baku utama yang dibutuhkan dalam proses remineralisasi tulang. Kekurangan kedua zat tersebut dalam jangka panjang dapat memicu terjadinya pengeroposan tulang secara dini.

Konsumsi buah naga secara teratur membantu memelihara integritas matriks tulang agar tetap kokoh dalam menahan beban mekanis tubuh sehari-hari. Pada kelompok lansia, asupan mineral dari buah naga ini sangat disarankan untuk memperlambat laju degenerasi massa tulang atau yang dikenal dengan istilah osteoporosis.

Pengendalian Kadar Kolesterol di Dalam Pembuluh Darah

Manfaat keempat berfokus pada pengendalian kadar kolesterol total di dalam aliran darah guna mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Bagian biji hitam kecil yang tersebar merata di dalam daging buah naga mengandung asam lemak esensial berupa omega-3 dan omega-9 yang sangat baik untuk jantung. Asam lemak sehat ini berfungsi menekan konsentrasi kolesterol jahat atau Low-Density Lipoprotein (LDL) di dalam tubuh.

Penurunan kadar LDL secara langsung akan mengurangi risiko terbentuknya plak aterosklerosis pada dinding pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke jantung. Melalui mekanisme ini, kelancaran sirkulasi darah ke seluruh jaringan tubuh dapat dipertahankan dalam kondisi yang selalu optimal.

Efisiensi Pembentukan Hemoglobin dan Sel Darah Merah

Manfaat kelima dari buah naga adalah perannya yang signifikan dalam proses pembentukan hemoglobin untuk mencegah timbulnya gejala anemia. Kandungan zat besi alami dalam buah naga dikombinasikan dengan vitamin B12 atau riboflavin yang berfungsi sebagai katalisator dalam sintesis sel darah merah. Kombinasi kedua zat ini sangat dibutuhkan oleh sumsum tulang belakang untuk memproduksi eritrosit berkualitas.

Vitamin C yang terdapat dalam buah naga juga meningkatkan efisiensi penyerapan zat besi non-heme yang berasal dari sumber makanan nabati lainnya di dalam usus. Oleh karena itu, penderita anemia atau kekurangan sel darah merah sangat dianjurkan untuk memasukkan buah naga ke dalam menu diet mingguan mereka.

Stimulasi Prebiotik Terhadap Kesehatan Usus Besar

Manfaat keenam dari buah tropis ini adalah fungsinya sebagai stimulan alami bagi ekosistem mikrobioma yang hidup di dalam usus besar manusia. Buah naga mengandung senyawa oligosakarida yang bertindak sebagai prebiotik, yaitu sumber makanan spesifik bagi pertumbuhan bakteri baik seperti Bifidobacteria dan bakteri asam laktat. Keseimbangan jumlah bakteri baik ini sangat menentukan kualitas sistem pencernaan.

Peningkatan populasi bakteri menguntungkan di dalam usus akan menekan pertumbuhan bakteri patogen pemicu infeksi saluran pencernaan seperti diare. Selain itu, prebiotik juga berkontribusi besar dalam mengoptimalkan penyerapan nutrisi dari makanan yang melewati usus halus.

Penurunan Potensi Serangan Jantung Melalui Kandungan Kalium

Manfaat ketujuh berhubungan langsung dengan proteksi organ jantung dari risiko serangan akut yang disebabkan oleh ketidakstabilan tekanan darah. Buah naga memiliki kadar mineral kalium atau potasium yang berfungsi mengontrol regulasi cairan tubuh serta meredakan ketegangan pada dinding pembuluh darah. Kondisi pembuluh darah yang rileks akan membuat tekanan darah arteri tetap berada dalam batas normal.

Tekanan darah yang terkendali dengan baik secara otomatis mengurangi beban kerja otot jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh manusia. Hal ini meminimalkan risiko terjadinya hipertrofi otot jantung serta pecahnya pembuluh darah yang dapat memicu stroke maupun serangan jantung.

Dukungan Terhadap Pembentukan Massa Otot Tubuh

Manfaat kedelapan atau yang terakhir dari buah naga adalah dukungannya yang nyata terhadap proses pembentukan serta pemulihan massa otot. Walaupun tidak setinggi sumber hewani, kandungan protein nabati serta asam amino di dalam buah naga tetap berkontribusi dalam perbaikan jaringan otot yang mengalami mikrotear setelah beraktivitas fisik.

Kandungan magnesium yang melimpah di dalam buah naga juga berfungsi mencegah terjadinya kram otot serta mempercepat proses relaksasi neuromuscular pasca olahraga. Hal ini menjadikan buah naga sangat populer di kalangan atlet maupun individu yang aktif bergerak dalam kesehariannya.

Panduan Konsumsi untuk Memaksimalkan Penyerapan Nutrisi

Mendapatkan seluruh manfaat medis dari buah naga menuntut cara konsumsi yang tepat dan higienis agar nutrisi di dalamnya tidak mengalami kerusakan sebelum diserap. Buah naga sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan segar tanpa melalui proses pemanasan yang dapat merusak struktur vitamin C sensitif suhu. Pengolahan menjadi jus atau smoothie diperbolehkan asalkan tidak ditambah gula murni secara berlebihan.

Berikut adalah rekomendasi porsi dan waktu konsumsi buah naga harian yang ideal berdasarkan anjuran umum ahli gizi klinik:

Waktu Konsumsi Porsi Disarankan Tujuan Spesifik Target Organ
Pagi Hari (Perut Kosong) 150 Gram Melancarkan buang air besar dan detoksifikasi
Sebelum Berolahraga 100 Gram Menyediakan pasokan energi instan ringan
Malam Hari (Camilan) 120 Gram Mendukung regenerasi sel selama tidur

Mencuci kulit luar buah naga sebelum dibelah juga menjadi langkah preventif yang penting guna menghindari kontaminasi bakteri dari luar masuk ke dalam daging buah. Melalui pola konsumsi yang teratur dan higienis, delapan khasiat utama dari buah naga dapat dirasakan secara optimal demi menunjang ketahanan fisik jangka panjang.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow