Sir Alex Ferguson Sempat Salahkan Paul Pogba Saat Tinggalkan MU

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Keputusan melepas Paul Pogba ke Juventus pada 2012 silam sempat dianggap sebagai salah satu langkah keliru dari Sir Alex Ferguson selama 26 tahun memimpin Manchester United, dilansir dari Bola. Gelandang asal Prancis tersebut sebenarnya sudah mengantongi kesempatan tampil di tim utama, bahkan mencatatkan debut di Premier League dan kompetisi Eropa di usia remaja. Namun, sang pemain menolak memperpanjang masa bakti di Old Trafford dan memilih pindah ke Juventus tanpa biaya transfer.

Sorotan terhadap keputusan Ferguson semakin tajam setelah Pogba menjelma menjadi salah satu gelandang papan atas dunia di Italia.

Kondisi itu memaksa Manchester United menggelontorkan dana sebesar 89,3 juta paun pada 2016 demi memboyongnya kembali. Periode kedua Pogba bersama Manchester United selama enam musim tidak berjalan sesuai ekspektasi akibat gangguan cedera dan faktor pendukung lainnya.

Meski kerap menampilkan aksi memukau, performanya tidak pernah benar-benar konsisten mencapai level tertinggi yang diharapkan publik. Ia akhirnya berpisah lagi dengan Setan Merah pada 2022 di tengah kritik terkait sikap dan komitmennya, sebelum menghadapi masa-masa sulit dengan minim waktu bermain.

Kembali ke Juventus juga tidak menyelesaikan masalah karena Pogba terjerat persoalan disiplin hingga sanksi larangan bermain akibat kasus doping pada 2023. Walau masa hukumannya dipangkas menjadi 18 bulan, Juventus tetap memilih mengakhiri kerja sama sebelum sang pemain sempat merumput kembali. Pogba kemudian melanjutkan perjalanan kariernya bersama klub Ligue 1, AS Monaco, pada 2025.

Pemain yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 itu baru mencatatkan enam penampilan dan kontraknya dilaporkan berpotensi diputus lebih awal.

Pandangan Sikap Ferguson

Ferguson sebenarnya sudah mengungkapkan kekecewaannya secara terbuka saat Pogba memutus ikatan dengan Manchester United pada 2012 lalu. Manajer yang mempersembahkan 13 trofi Premier League itu menilai sang pemain muda tidak memperlihatkan rasa hormat kepada klub. "Kami kecewa dengan Paul Pogba, tidak ada keraguan soal itu.

Dia menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada klub. Namun, sekarang dia sudah membuat keputusannya," kata Ferguson.

"Meski kami selalu merasa dia akan pergi, dia tidak pernah mengindikasikannya hingga benar-benar pergi. Itu mengecewakan," imbuhnya.

Ferguson menambahkan bahwa kepindahan tersebut disinyalir telah disepakati jauh sebelum kontraknya di Old Trafford habis. "Sejauh yang kami ketahui, Pogba sudah lama menandatangani kesepakatan dengan Juventus. Itu sedikit mengecewakan karena saya tidak merasa dia menunjukkan rasa hormat kepada kami sama sekali," ungkapnya Ferguson.

"Sejujurnya, jika mereka terus bersikap seperti itu, saya cukup senang dia pergi, setidaknya bagi saya," lanjutnya Dalam kesempatan terpisah, Ferguson sempat memperingatkan mantan kiper Prancis, Pascal Olmeta, bahwa Pogba bisa menghadapi rintangan besar jika tidak berada di lingkungan yang tepat.

Pandangan masa lalu tersebut seolah membuktikan bahwa sang manajer legendaris telah melihat kebutuhan mendasar sang pemain sejak awal kariernya.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed