ITB Dan IA ITB Gelar ITB Ultra Marathon 2026 Dan SalurkanCSR Water Filter

Smallest Font
Largest Font

Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Komisariat ITB Ultra (IA-ITB) akan menggelar ITB Ultra Marathon 2026 pada 16 hingga 18 Oktober 2026, sebagaimana dilansir dari Bola. Ajang lari ketahanan sejauh 180 kilometer ini menghubungkan Balai Kota Jakarta hingga Kampus ITB Ganesha di Bandung.

Penyelenggaraan kedelapan ini tidak hanya menyajikan kegiatan olahraga, tetapi juga menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima unit Water Ultra Filter. Fasilitas pemroses air baku menjadi air minum ini bakal ditempatkan di sekolah serta tempat ibadah di sepanjang lintasan lomba.

Perangkat tersebut diciptakan oleh Guru Besar ITB, Prof. I Gede Wenten, melalui perusahaan rintisan Ganesh Osmotech. Penyaluran inovasi membran ini menjadi bagian dari perluasan program pengabdian masyarakat bernama ITB Berdampak.

Penyelenggara menargetkan total 6.000 peserta yang terbagi atas 4.000 pelari Ultra Marathon dan 2.000 peserta Fun Run. Selain itu, terdapat kategori Virtual Run yang mencakup Endurance Battle dan Team Battle 100K dengan pendaftaran yang telah dibuka sejak 15 Juni 2026.

Ketua Pelaksana ITB Ultra Marathon 2026, Aleks Suhanto, menjelaskan bahwa ajang ini terus dirancang untuk memberikan dampak yang lebih luas dari sekadar kegiatan lari.

"ITB Ultra Marathon 2026 terus berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang lari. Tahun ini kami menghadirkan rangkaian kegiatan yang lebih beragam, mulai dari lomba lari virtual, Ultra Marathon, Fun Run, hingga bazar UMKM di area finish," ujar Ketua Pelaksana ITB Ultra Marathon 2026, Aleks Suhanto.

Melalui program ITB Berdampak, masyarakat umum juga diberi kesempatan untuk berpartisipasi mengumpulkan dana. Dana yang dihimpun melalui Dana Lestari ITB tersebut difungsikan untuk beasiswa mahasiswa yang membutuhkan, serta mendukung riset, program pendidikan, dan pengembangan institusi.

Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menegaskan perlunya sinergi dari berbagai pihak guna memperluas akses pendidikan yang berkualitas.

"Melalui ITB Berdampak, kami membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi alumni, mitra, korporasi, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama memperkuat Dana Lestari ITB," ujarnya.

Ajang ketahanan fisik ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas dan dunia pendidikan.

"Bagi kami, garis finis bukanlah akhir dari perjalanan. Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika setiap langkah para peserta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik," tutur Aleks.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed