Samsung Galaxy S24 Ultra Sukses Tembus Penjualan 16 Juta Unit
Pasar teknologi global pada hari Sabtu (4/7/2026) mencatat evaluasi performa jangka panjang yang menempatkan Samsung Galaxy S24 Ultra sebagai salah satu motor utama bisnis premium pabrikan asal Korea Selatan tersebut. Perangkat flagship ini secara akumulatif telah berhasil menembus angka penjualan sebesar 16,82 juta unit di seluruh dunia.
Berdasarkan data riset pasar dari laporan 9to5google.com, volume tersebut membuat Samsung Galaxy S24 Ultra berhasil menguasai sekitar 1,6 hingga 1,8 persen pangsa pasar ponsel global secara keseluruhan. Pencapaian ini menjadi catatan penting di tengah pertumbuhan pasar smartphone global yang naik sebesar 7 persen.
Keberhasilan varian Ultra tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi penopang utama dari total performa seri Galaxy S24 secara keseluruhan. Gabungan seluruh model dalam seri ini mencatatkan penjualan lebih dari 37 juta unit, menjadikannya seri flagship terlaris dari raksasa teknologi tersebut sejak peluncuran seri Galaxy S10 terdahulu.
Varian Ultra terbukti jauh lebih diminati oleh konsumen global dibandingkan dengan dua saudara kandungnya, yakni varian reguler dan varian plus. Ketiganya menyumbang porsi yang berbeda terhadap total distribusi pasar global.
Berikut adalah rincian volume penjualan untuk masing-masing model dalam seri tersebut:
| Model Perangkat | Total Penjualan (Unit) |
|---|---|
| Galaxy S24 Ultra | 16,82 Juta |
| Galaxy S24 reguler | 13,2 Juta |
| Galaxy S24+ | 7,14 Juta |
Peta Persaingan Global dengan Kompetitor Utama
Meskipun angka penjualan Samsung Galaxy S24 Ultra sangat kuat, peta persaingan global menunjukkan dinamika yang ketat. Apple berhasil merebut posisi sebagai produsen smartphone terbesar di dunia secara volume tahunan dengan mencatatkan total pengiriman sebesar 225,9 juta unit ponsel.
Di sisi lain, Samsung harus puas menempati posisi kedua dengan total pengiriman ponsel global sebesar 222,9 juta unit secara keseluruhan. Dominasi pasar masih sangat dipengaruhi oleh popularitas perangkat dari kedua raksasa teknologi ini.
Dalam daftar sepuluh besar smartphone terlaris di pasar global, Apple menguasai total tujuh slot. Enam slot teratas didominasi oleh seri iPhone 15 dan iPhone 16, sementara perangkat iPhone 13 masih sanggup mengisi slot kesepuluh.
Sementara itu, Samsung berhasil mengamankan tiga tempat di dalam daftar sepuluh besar tersebut melalui model-model andalannya:
- Galaxy A15 yang menempati posisi teratas di dalam daftar internal produk Samsung.
- Galaxy A15 5G yang berhasil menduduki posisi kedelapan di pasar global.
- Galaxy S24 Ultra yang mengamankan posisi kesembilan di bawah dominasi kompetitor.
Aspek Nilai Tukar Tambah Perangkat di Pasar Sekunder
Mengingat volume penjualannya yang sangat masif, perputaran unit Samsung Galaxy S24 Ultra di pasar sekunder atau melalui program tukar tambah (trade-in) juga terpantau sangat aktif melalui platform terpercaya seperti PhoneArena. Nilai residu dari perangkat ini sangat ditentukan oleh kondisi fisik dan performa perangkat keras internalnya.
Standar industri membagi kondisi kelayakan unit tukar tambah ke dalam tiga kategori utama:
- Like New / Unused: Kondisi sempurna tanpa goresan atau dent, kapasitas baterai orisinal penuh, perangkat lunak orisinal belum pernah diaktivasi, serta seluruh perangkat keras berfungsi seratus persen.
- Flawless / Light Wear: Kondisi kosmetik mulus tanpa goresan yang terlihat jelas, kapasitas daya baterai di atas 80 persen, serta seluruh fungsi fitur normal.
- Good: Mengalami keausan ringan hingga sedang, terdapat goresan sangat tipis pada bodi, kapasitas baterai di atas 80 persen, serta sistem operasional berjalan lancar tanpa isu teknis.
Tingginya angka penjualan global ini memastikan bahwa ekosistem suku cadang serta dukungan pembaruan untuk perangkat premium ini tetap berjalan solid di pasar internasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow