Rafael Leao Pertimbangkan Ruben Amorim Sebelum Putuskan Masa Depan di AC Milan

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Masa depan Rafael Leao di AC Milan memasuki babak baru seiring pergantian kursi kepelatihan klub raksasa Italia tersebut. Pemain Timnas Portugal itu mengaku kehadiran Ruben Amorim dapat memengaruhi pandangannya untuk bertahan di San Siro.

Meski demikian, seperti dikutip dari Bola, Leao menegaskan bahwa dirinya baru akan mengambil keputusan final setelah gelaran Piala Dunia 2026 resmi berakhir.

Langkah Leao pada Piala Dunia 2026 sendiri terbilang tidak mudah karena ia kesulitan menembus skuad utama Portugal. Ia tercatat absen dari daftar starter saat negaranya bermain imbang 1-1 kontra RD Kongo dan kala menang telak 5-0 atas Uzbekistan di fase Grup K.

Walaupun memulai laga dari bangku cadangan, Leao tetap mampu menyumbang kontribusi positif dengan mencetak gol penutup ke gawang Uzbekistan melalui sebuah sepakan keras satu sentuhan.

Selepas pertandingan tersebut, pemain berusia 27 tahun ini membagikan keluh kesahnya mengenai dinamika yang ia hadapi bersama Rossoneri sepanjang musim lalu.

"I harus merayakan bersama keluarga karena ini merupakan musim yang sulit bagi saya," kata Leao.

"I mengalami cedera dan banyak hal lainnya, termasuk bagaimana musim Milan berjalan. Saya harus berterima kasih kepada keluarga yang membantu saya melewati semuanya, dan gol ini saya persembahkan untuk mereka," imbuhnya.

Mantan penggawa Sporting CP itu juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang tetap diberikan oleh jajaran pelatih Timnas Portugal di tengah ketatnya persaingan tim.

"I bekerja sangat keras bersama pelatih pribadi dan rekan-rekan setim. Saya juga harus berterima kasih kepada pelatih karena telah memberikan kepercayaan kepada saya. Portugal memiliki banyak pemain bertalenta, jadi saya sangat senang berada di sini," ujarnya.

Menanggapi Kritik dan Faktor Ruben Amorim

Menghadapi sorotan tajam mengenai performanya di lapangan, Leao memilih untuk tetap fokus pada pengembangan diri dan kontribusi nyata bagi tim.

"I harus melakukan ini untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain. Saya bekerja untuk diri saya, rekan-rekan setim, dan pelatih. Saya senang bisa membantu tim dan mendapatkan menit bermain. Itu sangat penting," jawab Leao.

Situasi Leao di Milan sebelumnya sempat memanas akibat hubungan yang kurang harmonis dengan Massimiliano Allegri, terutama karena ketidakcocokan posisi bermain di lini depan.

Namun, setelah posisi kepelatihan Milan kini beralih dari Allegri ke Ruben Amorim, Leao memberikan pandangan yang lebih terbuka mengenai kelanjutan kariernya.

"Saat ini saya harus tetap fokus pada Piala Dunia. Yang saya tahu, dia adalah pelatih yang sangat bagus. Dia sukses di Portugal. Di Manchester United memang tidak berjalan seperti yang diinginkannya, tetapi dia tetap pelatih hebat," ucapnya.

"I akan membuat keputusan setelah Piala Dunia," tegas Leao.

Follow bontangpost.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow