PBVSI Lepas Timnas Voli Putra Indonesia ke SEA V Cup 2026
Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) secara resmi melepas Timnas Bola Voli Putra Indonesia untuk berlaga di SEA V Cup 2026. Acara pelepasan bertempat di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.
Turnamen SEA V Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Candon City, Filipina, pada 15-29 Juli 2026. Skuad Garuda berada di Pool A bersama tuan rumah Filipina serta Kamboja.
Ajang ini dimanfaatkan oleh jajaran pelatih sebagai batu loncatan sebelum tampil pada ajang olahraga yang lebih besar.
Pelatih Timnas Bola Voli Putra Indonesia, Reidel Toiran, menegaskan fokus tim tidak hanya terbatas pada kompetisi regional tersebut.
"Kita persiapan nanti. Rencananya main dua turnamen, nanti yang lanjut siapa, siapa yang siap ke Asian Games. Kalau target juara tetap target juara, cuma kita harus memaksimalkan waktu untuk persiapan menuju Asian Games yang lebih besar ini," ujar Toiran.
Guna memperkuat kedalaman tim, pemanggilan sejumlah pilar berpengalaman dilakukan oleh Toiran. Meski demikian, tidak semua pemain senior dapat bergabung dalam waktu yang bersamaan sejak awal pemusatan latihan.
"Rivan Nurmulki masih pasti untuk minggu depan, jadi masih belum bisa. Mas Sigit Ardian sama Mas Dio Zulfikri nanti menyusul. Kita masukkan juga, dicoba bagaimana mainnya," jelas Toiran.
Langkah pemanggilan susulan tersebut diambil usai Boy Arnez dan kawan-kawan menorehkan sejarah pertama kali menjuarai AVC Men's Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Selatan lewat tiga set langsung di partai puncak.
Toiran memastikan kehadiran deretan nama senior murni didasari kebutuhan taktis strategi tim di lapangan.
"Tidak ada alasan khusus, cuma mereka yang paling baik untuk tim kita. Sejauh kompetisi, permainan, dan chemistry, mereka yang paling cocok, yang paling bisa membawa performa tim naik, sehingga disetujui masuk ke tim ini," ucap Toiran.
Waktu persiapan yang terbilang singkat sekitar satu pekan tidak menyurutkan rasa optimistis sang juru taktik. Keberhasilan menjuarai ajang AVC sebelumnya dinilai memberi dampak positif terhadap mentalitas bertanding para pemain.
"Ya, bisa. Yang penting semangat, mumpung habis kita juara kemarin di AVC, anak-anak jadi lebih semangat. Yang paling penting memang semangat mereka," katanya.
Faktor peningkatan performa serta kehadiran Sigit dan Dio juga diproyeksikan mampu menjaga keseimbangan komposisi skuad inti maupun cadangan.
"Semangat kerja kerasnya, ditambah performa yang sudah meningkat, lalu kompetisi juga. Kita panggil Sigit sama Dio supaya tim satu dan tim dua lebih seimbang," ungkap Toiran.
Perubahan sistem kompetisi pada edisi kali ini turut mendapatkan respons positif dari pelatih asal Kuba tersebut.
"Ya, formatnya grup dulu, nanti cross, enggak apa-apa. Justru lebih bagus buat kita karena lebih banyak pertandingan. Kita bisa main empat kali dalam dua turnamen ini karena timnas juga masih harus mencari pemain yang bisa terus membangun chemistry," imbuh Toiran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow